
Ilustrasi
JawaPos.com - Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat AKBP Hartono kabarnya diciduk di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Jawa Barat. Sebab, dia kedapatan membawa narkoba jenis sabu.
"Benar (dia bawa barkoba)," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi, Minggu (29/7).
AKBP Hartono, katanya, saat ini masih diperiksa secara intensif. "Yang bersangkutan sudah kita amankan dan diperiksa di Divisi Propam Mabes Polri," tegas Iqbal.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono mengatakan, pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap kejahatan narkoba.
"Siapapun yang berafiliasi dan bersindikasi, termasuk di jajaran kami, dengan tindakan tegas akan kami proses sebagaimana aturan hukum yang berlaku," pungkasnya.
Sekadar informasi, penangkapan AKBP Hartono terjadi pada Sabtu (28/7) kemarin, sekitar pukul 06.20 WIB di Terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta.
Awalnya, petugas Avsec curiga saat Hartono melewati mesin x-ray. Lalu ditemukan lah serbuk putih diduga sabu di pakaian Hartono. Dia langsung digiring ke Polres terdekat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
