
Ilustrasi: mudik jalur laut
JawaPos.com - Musim mudik Lebaran segera tiba. Aparat kepolisian dibuat sibuk mengamankan arus mudik hingga balik Lebaran tahun ini. Tak terkecuali Direktorat Polisi Air (Dilporair) dan Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Baharkam Polri.
Dalam Operasi Ketupat 2018 ini mereka setidaknya menerjunkan tiga unit kapal yang bertugas di tiga daerah. "Satu kapal polisi Albatros-3001 di pelabuhan penyebrangan Merak-Bakauheni, satu kapal polisi Kolibri 4015 di wilayah Teluk Jakarta, dan kapal polisi Gagak-3011 di pelabuhan penyebrangan Ketapang-Gilimanuk," jelas Dirpolair Korpolairud Barhakam Polri Brigjen Pol Lotharia Latif kepada wartawan, Senin (4/6).
Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya selalu melakukan kegiatan rutin untuk mencegah pencurian di perairan Indonesia. Setidaknya ada sepuluh titik rawan upaya pencurian.
Di antaranya, di perairan Belawan, Dumai, Pulau Nipah, Tanjung Priok, Gresik, Taboneo, dan Samarinda atau Muara Berau. "Ada pula di Teluk Adang, Balikapapan, dan Tanjung Berakit," tutur Lotharia.
Sementara itu, Ditpolair Baharkam Polri periode 1 Januari - 31 Mei 2018 berhasil menangkap 13 kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Mayoritas kapal-kapal tersebut berbendera Vietnam dan Malaysia.
"Itu terjadi di wilayah sekitar ZEEI, di Aceh, Kepri, Riau, dan Kaltim," imbuhnya.
Mereka juga menangkap kapal ikan yang menggunakan bom ikan (bahan peledak). Ini terjadi di wilayah perairan Jawa Timur, NTT, NTB, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Bapi. "Ada sebelas kasus. Beberapa bahan peledak seperti amonium nitrat atau pupuk matahari dan detonator didapat secara ilegal dari Malaysia," beber Lotharia.
Ada pula tindak pidana penyelundupan dan tindak pidana di luar kepabeanan di wilayah perairan Sumatera Barat, Kepri, Riau, Bangka Belitung, Jambi, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulsel, dan Sumatera Utara. "Sebanyak 62 kasus dengan tafsiran nilai kekayaan negara yang berhasil diamankan sejumlah Rp 1,5 miliar," ungkapnya.
Terakhir, Ditpolair berhasil mengungkap penyelundupan baby lobster di wilayah perairan Jatim, Riau, Jawa Barat, NTB, Jambi, dan Bali. "Adapun kasus baby lobster sebanyak lima kasus dan jumlahnya 200.407 ekor," pungkas Lotharia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
