
Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) saat mengahadiri acara Seba Baduy 2018 di alun - alun Serang, Banten, Sabtu (21/4/2018).
JawaPos.com - Gubernur Banten Wahidin Halim sambut warga Badui di Alun-alun serang. Setelah 1.688 warga Badui sampai di Rangkasbitung pada Sabtu (21/4). Acara ini dinamakan prosesi penyerahan peserta Seba Baduy Bupati Lebak kepada Gubernur Banten. Prosesi ini dimaksudkan untuk menyerahkan warga Badui yang sekarang sedang ada di lingkungan Serang, Banten.
Warga Badui berjalan mengelilingi alun-alun serang diiringi dengan Marching Band, Tarian kontemporer, Fashion Karnaval yang menambah kemeriahan prosesi Seba Baduy 2018.
Setelah berkeliling alun-alun satu kali, Bupati Lebak langsung meminta izin kepada gubernur dengan menggunakan bahasa Sunda. Wahidin pun menyambut dengan baik warga Badui.
"Selamat datang kepada warga Badui terima kasih banyak dan dipersilahkan melanjutkan prosesi sampai malam nanti," kata Wahidin menyambut para warga Badui pada Sabtu (21/4).
Setelah itu, semua warga Badui dan masyarakat umum menonton pertunjukkan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Banten. Acara yang bertema Exciting Banten on Seba Baduy ini diharapkan juga bisa memanggil para wisatawan agar dateng ke Banten.
Tak lupa Wahidin juga memberikan apresiasi kepada warga Badui melalui sambutannya ditengah-tengah acara hiburan. Ia juga menyebutkan bahwa warga Badui konsisten akan hidup tradisionalnya dan konsisten melestarikan alam.
"Warga Badui mempertahankan harmonisasi antar sesama, tidak ada ujaran kebencian di desa mereka, tidak ada kriminalisasi. Tidak ada keramaian. Mereka damai. Mereka tentram. Masyarakat Desa Kenekes tetap mempertahankan keindahan alam. Saya menghormatinya," katanya.
Setelah hiburan, prosesi masih belum akan berakhir. Di malam hari, penyerahan panen baru akan dilakukan dan diberikan kepada gubernur.
Penyerahan panen ini menunjukkan kepada pemerintah bahwa alam beserta ekosistemnya penting untuk manusia termasuk warga Badui itu sendiri. Mereka meminta pemerintah untuk sama-sama menjaga alam, agar tak ada bencana seperti longsor, banjir, dan bencana alam lain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
