
Petugas mengambil sampel darah relawan saat simulasi uji vaksin di RSP Unpad. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com - Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang mengembangkan vaksin Covid-19, yakni Vaksin Merah Putih. Pada awal tahun 2021 diharapkan vaksin sudah bisa disuntikkan kepada masyarakat.
Lalu dengan vaksinansi, apakah masyarakat dapat kembali hidup normal seperti sebelumnya?
Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio pun menurutkan, meski vaksin akan hadir di Indonesia, pelaksanaan protokol kesehatan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan serta wajib menjaga jarak harus tetap diterapkan.
"Sampai saat ini kita sambil menunggu vaksin tetap harus 3M, setelah ada vaksin kita tetap harus 3M," jelas dia beberapa waktu lalu.
Alasannya adalah vaksin yang muncul itu, tidak membuat virus akan lenyap seketika. Jadi vaksin hanya sebagai penguatan imun kebali pada virus tersebut.
"Karena bukan berarti vaksinnya tersedia, pandeminya selesai. Karena kita belajar dari pengalaman cacar, dibutuhkan waktu 200 tahun untuk memastikan dunia ini bebas cacar," jelas dia.
Untuk itu, dia dengan tegas meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, baik sebelum dan setelah ada vaksin. Dengan maksud kehidupan normal bisa kembali terlaksana.
"Mudah-mudahan kita tidak perlu menunggu 200 tahun untuk mengeleminasi Covid-19 ini (seperti cacar). Intinya vaksin tidak menggantikan 3M, harus tetap menggunakan 3M ini," pungkas Amin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022