Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 April 2022 | 06.29 WIB

AHY Nyatakan Demokrat Buka Peluang Berkoalisi kepada Semua Parpol

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Putu Indah Savitri/Antara - Image

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Putu Indah Savitri/Antara

JawaPos.com–Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan, Partai Demokrat membuka peluang untuk berkoalisi kepada seluruh partai politik. Demokrat akan secara aktif melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik menjelang Pemilu 2024.

”Kami membuka peluang dan juga ingin sekali secara aktif saya melakukan silaturahmi dan berkomunikasi dengan semua parpol. Karena di dalam politik kan semuanya masih mungkin,” kata AHY seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Minggu (17/4) malam.

Apalagi, lanjut dia, saat ini masih 2022 sehingga koalisi antarpartai masih belum terlalu terlihat. ”Partai Demokrat tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi bersama partai apa pun,” ucap AHY.

Dia memperkirakan, pergerakan akan lebih terlihat pada akhir tahun. Khususnya setelah verifikasi partai politik yang menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dari hasil verifikasi, dapat diperkirakan jumlah poros, jumlah kubu atau pasangan yang bisa diusung partai politik yang terverifikasi.

”Tetapi bukan berarti akan tutup buku pada 2022. Justru, 2023 dan sebagainya. Baik dalam Pemilu 2019, 2014, itu biasanya (koalisi.) last minutes. Last minutes political lobby itu menarik,” tutur AHY.

Adapun kriteria koalisi yang menjadi prioritas bagi Partai Demokrat adalah partai yang memiliki visi, misi, program, serta platform yang serupa dengan milik Partai Demokrat. Setelah membangun koalisi, dia akan membahas lebih lanjut mengenai pencalonan presiden dan wakil presiden.

”Karena kalau berandai-andai dengan pasangan A dan B, misalnya, sedangkan tiket koalisinya belum mencukupi, rasanya tidak bisa berbicara lebih jauh lagi tentang itu,” terang AHY.

AHY menjelaskan, yang menjadi tantangan terkait pencalonan sebagai presiden dan wakil presiden adalah memperoleh tiket pencalonan berupa pemenuhan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen. Koalisi 20 persen, tidak mudah. Oleh karena itu, hal tersebut membutuhkan proses dan juga waktu yang lebih panjang untuk menjawab.

Presidential Threshold 20 persen ini mempersyaratkan semua partai politik, termasuk Partai Demokrat, untuk membangun koalisi. Tahapnya baru sampai sana,” ujar AHY.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore