
Kegiatan operasi katarak bagi para duafa yang dilakukan Baznas. Foto : Dokumentasi Baznas
JawaPos.com - Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan angka kebutaan secara nasional di Indonesia sekitar 3 persen dari populasi. Katarak menjadi penyebab tertinggi kebutaan, yaitu mencapai 81 persen.
Wakil Ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia (Indonesia) Jaya dr Mohamad Sjahbudi Saleh SpM mengatakan upaya mencegah angka kebutaan di Indonesia bisa dilakukan dengan menangani pasien katarak. Yaitu melakukan operasi bagi penderita katarak.
"Saya apresiasi atas bantuan operasi katarak gratis ini," katanya dalam peluncuran program operasi mata gratis bagi dhuafa yang digelar Baznas bersama sejumlah mitra Sabtu (16/10). Operasi katarak gratis ini dilakukan di Rumah Sehat Baznas, Jakarta Pusat.
Dia menegaskan angka kebutaan terbesar di Indonesia yaitu adalah karena katarak. Yang menjadi masalah di Indonesia yaitu banyaknya pasien katarak namun penanganannya kecil.
"Dalam hal ini, PERDAMI rutin melakukan operasi katarak secara gratis tapi tentunya sangat punya keterbatasan," kata dia.
Ketua Baznas Noor Achmad menyampaikan rasa haru atas terselenggaranya program operasi katarak gratis itu. Menurut dia operasi katarak menjadi operasi yang sangat penting.
"Meski operasi katarak itu operasi ringan tapi hasilnya sangat luar biasa," jelasnya.
Setelah kataraknya diangkat, seseorang bisa lebih produktif. Bagi umat Islam, seseorang yang sudah dioperasi kataraknya, bisa lebih lancar membaca Alquran. Noor mengatakan operasi katarak itu berkat dana zakat yang dibayarkan umat Islam kepada Baznas.
Noor menegaskan, Baznasmempunyai kepedulian membantu masyarakat. Selain itu mereka juga menyalurkan dana tersebut sehingga bisa diwujudkan dalam kebutuhan masyarakat itu sendiri.
"Insya Allah Baznas akan berusaha mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya. Tetapi juga akan menyalurkan seluruhnya kepada masyarakat. Tidak ada serupiahpun yang disimpan oleh Baznas," terangnya. Karena dana ZIS adalah dana masyarakat yang harus dikembalikan kepada masyarakat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
