Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2019 | 03.19 WIB

Ingin Langsung Bekerja, Jokowi Mau Perayaan Pelantikan Sederhana

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Presiden Joko Widodo mengatakan kondisi Menko Polhukam  Wiranto mulai membaik pasca - Image

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Presiden Joko Widodo mengatakan kondisi Menko Polhukam Wiranto mulai membaik pasca

JawaPos.com - Joko Widodo (Jokowi) meminta acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (wapres) 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang tidak dirayakan dengan besar-besaran. Sehingga, acara parade budaya yang dirancang para pendukung diperkirakan batal dilaksanakan.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Presiden Jokowi ingin segera bekerja setelah pelantikan. Sehingga, tidak perlu ada kesenangan yang berlebihan usai pelantikannya. "Tak perlu ada euforia agar teman-teman yang menyiapkan tidak kecewa. Langsung bekerja itu yang ditunggu masyarakat," kata Moeldoko, Rabu (16/10).

Menurut Moeldoko, pada dasarnya Jokowi sangat mengapresiasi dan bangga atas berbagai upaya relawan serta segenap komponen masyarakat untuk mengadakan syukuran itu. Mulai dari karnaval sampai parade budaya dengan melibatkan massa cukup besar.

"Supaya jangan sampai nanti ada diskusi berkepanjangan, saya ajak teman-teman relawan bisa memahami. Intinya Bapak Presiden mau kerja saja," pungkas Moeldoko.

Sementara itu, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengapresiasi alasan Presiden bahwa perayaan berlangsung sederhana. "Kita pertimbangkan semangat Pak Presiden yang ingin perayaan berlangsung sederhana, penuh hikmat dan spirit Pak Presiden untuk pemerintahan ini langsung bekerja. Kita harus sambut positif," kata Budi Arie Setiadi.

Menurutnya, acara dari relawan batal dilaksanakan karena permintaan Jokowi. Bahkan, gajah Projo yang sudah dipersiapkan batal tampil. "Kami sudah siapkan banyak hal, ada pawai Gajah dari Way Kambas, tarian dari seluruh Indonesia untuk semarakkan dan meriahkan acara hari Minggu. Bahkan ratusan ribu massa Projo dari seluruh Indonesia sudah siap bergerak ke Jakarta. Tetapi, karena berbagai pertimbangan termasuk suasana sederhana dan khidmat , kami memahami, dengan berat hati kita batalkan," pungkas dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore