Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Maret 2021 | 05.26 WIB

Bamsoet Ajak Motora Prima Ikut Andil Dalam Mini GP World Series

Ketua MPR sekaligus Ketum IMI Bambang Soesatyo menerima Direksi Motora Prima Indonesia di Jakarta, Selasa (16/3). Istimewa - Image

Ketua MPR sekaligus Ketum IMI Bambang Soesatyo menerima Direksi Motora Prima Indonesia di Jakarta, Selasa (16/3). Istimewa

JawaPos.com–Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengajak Motora Prima Indonesia bergotong royong bersama IMI mempersiapkan Indonesia menjadi tuan rumah Mini GP World Series. Salah satunya dimulai dengan membangun sirkuit Mini GP di daerah Pecatu, Bali. Memanfaatkan lahan seluas lima hektare untuk sirkuit dan 3 hektare untuk sarana penunjang.

”FIM dan Dorna Sports secara resmi pada 2021 telah mengenalkan event Mini GP World Series, sebagai bagian dari penyelenggaraan MotoGP 2021. MiniGP merupakan kejuaraan balap motor dunia yang diikuti pembalap usia 10 hingga 14 tahun. Pada masa mendatang, event MiniGP akan sangat menarik, tidak kalah menarik dari ajang MotoGP. Indonesia harus mempersiapkan diri sejak dini,” ujar Bamsoet usai menerima Direksi Motora Prima Indonesia di Jakarta, Selasa (16/3).

Turut hadir pengurus IMI Pusat, antara lain Wakil Ketua Umum Internasional dan Event Judiarto dan Komisi Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis. Sementara direksi Motora Prima Indonesia yang hadir antara lain CEO Rocky Soerapoetra, Managing Director Jimmy Akbar, dan Corporate Communication Ance Dewianti.

Ketua DPR RI ke-20 itu menjelaskan, ajang balap MiniGP diadakan di negara manapun yang sanggup, dengan mengikuti regulasi dari FIM dan Dorna. Antara lain balapan harus digelar minimal 4 seri dengan 8 balapan. Minimal diikuti 15 pembalap permanen di tiap kompetisi. Balapan digelar di sirkuit gokart, motor balap yang digunakan harus Ohvale GP-0 160 dengan ban Pirelli.

”Selain membangun sirkuit Mini GP, Motora Prima Indonesia maupun berbagai pecinta olahraga otomotif lainnya juga harus mengembangkan sports talent development untuk mempersiapkan para pembalap muda Indonesia. Sehingga keberadaan sirkuit balap juga ditunjang dengan keberadaan pembalap berkualitas internasional,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu memaparkan, hasil Sensus Penduduk 2020 yang dipublikasikan BPS pada Januari memperlihatkan ada 10,88 persen penduduk Indonesia atau sekitar 29,3 juta penduduk yang masuk dalam Post Gen Z. Yakni penduduk kelahiran 2013 ke atas dengan perkiraan usia saat ini sampai dengan 7 tahun.

”Dengan besarnya jumlah penduduk berusia sangat muda, seharusnya tidak sulit mencari bibit unggul untuk olahraga balap. Tinggal bagaimana membina dan mengembangkan potensi mereka,” ucap Bamsoet.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3R8rvrhaXUw

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore