Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2015 | 21.17 WIB

Percuma Tambah Anggaran Desa, Jika Pejabat Tak Dibenahi

joko Widodo - Image

joko Widodo

JAKARTA -  Usulan pemerintah yang akan memberikan alokasi anggaran tambahan bagi dana desa rupanya menuai kritikan pedas dari pengamat ekonom. Menurut pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy, langkah itu tidaklah efektif.



"Belum jadi efektif," ujarnya di Jakarta, Sabtu (15/8).



Sebab, langkah menambah anggaran dana desa akan percuma bila tidak didukung dengan perencanaan yang baik. Mantan anggota DPR RI menyarankan, agar pemerintah membuat perencanaan program kebijakan yang matang lebih dulu.



"Dengan cara memperbaiki perencanaan soal jembatan strategis, pengawasan, dan punya sikap melepas diri dari kepentingan kelompok diri dan pribadi. Dalam bahasa lain, minimalkan politik uang," sebutnya.



Nah, untuk mewujudkan perencanaan matang maka pejabat daerah atau pemerintah daerah (pemda) harus memiliki keberpihakan pada daerah yang dipimpinnya.



Dia pun menilai, selama ini semua pemimpin daerah tidak memiliki tingkat perencanaan akurasi yang tinggi. "Pada prinsipnya itu dulu (perencanaan program kebijakan yang matang, Red)," tegas Ichsanuddin.



Sebelumnya, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran dana desa. Itu dimasukkan dalam RAPBN 2016. (rka/jpg)

Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore