
Oke Yogi ALLEX QOMARULLA/JAWA POS KHIDMAT: Para anggota Polres Malang membaur dengan keluarga korban dalam acara doa bersama memperingati 100 hari tragedi Kanjuruhan di depan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, tadi malam (9/1).
JawaPos.com- Tragedi kerusuhan Kanjuruhan, Malang, memasuki babak baru besok (16/1). Sidang perdana yang menyeret lima orang sebagai terdakwa bakal digelar di PN Surabaya, di Jalan Arjuno. Dipastikan sidang digelar online.
Kelima terdakwa itu yakni Ketua Panpel Arema Arema FC Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmad akan masuk ke meja hijau di hari perdana. Sidang dimulai pukul 10.00.
Humas PN Surabaya A.A.Gede Agung Paranta mengatakan, untuk sidang kedua apakah digelar online atau offline tergantung dari keputusan majelis hakim di persidangan. Info awal, untuk sidang perdana dilakukan secara online. “Karena online info sementara ini ya, terdakwa dihadirkan secara online,” kata Agung saat dihubungi.
Aturan pelarangan live streaming dalam pemberitaan dari media, lanjut Agung, masih berlaku. Kemudian, karena ruang sidang hanya cukup 20 orang maka pengadilan berharap agar tidak semua para awak media masuk ke ruang sidang. Disesuaikan dengan kapasitas ruangan supaya sidang berjalan lancar.
Pengadilan telah menyediakan kartu identitas khusus untuk peliput (wartawan) sidang Kanjuruhan besok. Lantas, apakah ada pembatasan pengunjung di PN Surabaya besok? ’’Untuk yang tak memiliki urusan dengan perkara persidangan bakal dibatasi. Pemeriksaan kepada para pengunjung untuk mengetahui kepentingannya apa tetap dilakukan,” papar Agung.
Sementara itu, peristiwa Kanjurhan itu sendiri terjadi pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten, Malang. Saat itu, suporter Arema FC (Aremania) meluapkan kekecewaannya setelah tim kebanggan mereka kalah 2-3 dari tim rival, Persebaya Surabaya. Setelah itu, situasi menjadi tak terkendali, dan polisi kemudian menembakkan gas air mata. Berikutnya, 134 orang menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut. (*)
--

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
