Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Mei 2021 | 23.47 WIB

Menteri PPPA Ingatkan Penerapan Prokes di Masa Lebaran

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmavati saat pertemuan konsolidasi dengan tujuh menteri dan sembilan kepala lembaga di bawah lingkup koordinasi Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Adapun konsolidasi tersebut membahas pe - Image

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmavati saat pertemuan konsolidasi dengan tujuh menteri dan sembilan kepala lembaga di bawah lingkup koordinasi Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Adapun konsolidasi tersebut membahas pe

JawaPos.com - Merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Akan tetapi, di tengah wabah pandemi Covid-19 saat ini, kumpul keluarga rentan menyebabkan terjadinya penularan Covid-19.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat di seluruh tanah air dalam merayakan lebaran, tetap melakukan protokol Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#Berjarak). Jadi, meskipun vaksinasi terus digencarkan, protokol kesehatan tetap yang utama.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Bintang Puspayoga mengatakan, Gerakan #Berjarak sudah diperkenalkan ke kalangan masyarakat sejak awal pandemi. Gerakan ini akan terus digencarkan terlebih saat merayakan lebaran di tengah ancaman penyebaran Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi.

“Kami kembali mengingatkan gerakan #Berjarak kepada masyarakat agar meminimalisir penularan Covid-19. Kami mengajak semua pihak untuk menggalang kekuatan jejaring, kader, dan relawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam gerakan #Berjarak,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (13/5).

Program ini dilakukan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak dasar perempuan dan anak selama masa darurat pandemi Covid-19 mengingat mereka menjadi pihak yang tergolong paling rentan dan rawan penularan.

Gerakan ini memiliki fokus utama intervensi terhadap kelompok rentan terdampak dari bahaya paparan Covid-19, seperti anak, perempuan, lansia dan penyandang disabilitas yang diberikan perlindungan secara adil, non diskriminatif, dan bebas dari stigma.

“Gerakan #Berjarak ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari berbagai ancaman kekerasan akibat dampak pandemi Covid-19,” tandasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore