Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Juni 2020 | 03.42 WIB

Jika Tak Ingin Pendapatan Turun, KCI Disarankan Lakukan Hal Ini

Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (5/8/2019). Layanan Kereta Rel Listrik (KRL)  Commuter Line sudah kembali normal setelah terganggu akibat padamnya listrik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada hari Mi - Image

Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (5/8/2019). Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line sudah kembali normal setelah terganggu akibat padamnya listrik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada hari Mi

JawaPos.com - Aktivis Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo menjelaskan bahwa PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berpotensi untuk gagal operasi. Pasalnya, ada pembatasan kapasitas penumpang yang membuat pendapatan menurun.

“Ada ancaman kegagalan operasi commuter line ketika biaya pendapatan operasi, penjualan tiket tidak bisa menutup biaya operasional,” ujar dia dalam diskusi online, Sabtu (13/6).

Sudaryatmo pun mengusulkan dua saran kepada KCI, pertama melalui pendekatan bisnis, yakni menaikkan share pendapatan non-fare box. Seperti melalui naming rights stasiun yang dikomersilkan MRT Jakarta.

Kemudian, yang selanjutnya adalah dengan pendekatan politik. Di mana pihak KCI menaikkan Public Service Obligation (PSO) dan tarif tiket.

“Pendekatan bisa dilakukan dengan mix, disatu sisi bisa dengan pendekatan bisnis. Tapi pada saat yang sama pendekatan politik dengan menaikkan PSO atau tarif (tiket),” tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama KCI Wiwiek Widayanti menyebutkan bahwa ada penurunan jumlah penumpang secara signifikan akibat pandemi Covid-19. Penurunan tersebut pun membuat pendapatan menurun.

"Kami biasa mengangkut rata-rata 1 juta penumpang per hari, sekarang kami hanya mengangkut sekitar 200 ribuan orang per hari, berarti memang ada penurunan pendapatan dari sisi pendapatan dari tiket maupun pendapatan public service obligation (PSO)," ujarnya.

Pihaknya pun berharap pemerintah dapat membuat kebijakan dari sisi PSO, yakni adanya penyesuaian tarif KRL. Efisiensi pun terus dilakukan oleh KCI agar pelayanan tetap berjalan dengan lancar.

"Makanya kami berharap ini untuk yang PSO ada kebijakan dari pemerintah untuk penyesuaian tarifnya lagi sehingga KCI tetap berjalan, baik untuk penyelenggaraan KRL," tutur dia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore