
Anggota Densus 88 Antiteror ketika melakukan penanganan kasus terorisme. (Jawa Pos Photo)
JawaPos.com - Dalam setahun terakhir, Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lamkapi) memantau kinerja satuan khusus pemburu teroris, Densus 88. Salah satu hasil penelitian itu adalah adanya perubahan perilaku aparat yang kini lebih mengedepankan penegakan hukum yang humanis.
Dijelaskan Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, Densus 88 kini cendrung mengedepankan tindakan persuasif ketimbang tindakan represif di lapangan. Sehingga, kinerja polisi dalam perburuan pelaku terorisme pun menurutnya, kini semakin diapresiasi masyarakat.
"Hasil pemantauan kami, penegakan hukum yang yang dilakukan jajaran Densus 88 Anti Teror Polri dalam beberapa bulan terakhir ini semakin profesional," kata Edi Hasibuan dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com di Jakarta, Senin (12/10).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
