
Sejumlah wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. Foto: Dery Rirdwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - TNI Angkatan Darat (AD) telah memulai vaksinasi Covid-19 untuk para prajuritnya. Guna mendukung program tersebut, TNI AD telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) untuk lokasi penyuntikan vaksin.
Asops KSAD Mayjen TNI Surawahadi mengatakan, TNI AD telah menyiapkan 102 faskes untuk vaksinasi. Fasilitas ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Fasilitas Kesehatan yang sudah terverifikasi dan dikoordinasikan dengan Puskesad sebanyak 102 unit dengan 98 unit telah melaksanakan dan 4 unit belum, tetapi tenaga sudah disiapkan dan dilatih,” kata Surawahadi kepada wartawan, Jumat (12/3).
Pemberian vaksin Covid-19 kepada jajaran TNI AD dilakukan secara bertahap. Untuk satuan pelaksana di tingkat pusat, Puskesad bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Sedangkan untuk satuan pelaksana tingkat Kodam dan Korem melibatkan Kesdam dan Dankesyah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Kota dan Kabupaten.
Sementara itu, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menambahkan, segala kebutuhan vaksinasi baik dari peralatan hingga tenaga vaksinator akan disiapkan sebaik mungkin. Dengan begitu, pemberian vaksinasi bisa berjalan sesuai harapan.
"TNI Angkatan Darat mempersiapkan 1-2 fasilitas kesehatan, untuk mendukung pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 kepada anggota TNI AD di setiap wilayah," sambung Andika.
Sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin kegiatan vaksinasi serentak bagi seluruh Prajurit TNI AD. Kegiatan ini dibuat dalam 4 gelombang pada periode Maret-April 2021.
Kegiatan vaksinasi yang dilakukan ini merupakan kelanjutan dari vaksinasi tahap I yang dikhususkan bagi tenaga kesehatan TNI AD sejumlah 20.565 orang. Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19, serta untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh prajurit TNI AD. Demi tercapainya herd immunity.
Selain di Mabesad, vaksinasi ini juga dilaksanakan secara serentak dan tersebar di seluruh Komando Utama (Kotama) dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) jajaran TNI AD. Secara keseluruhan, jumlah penerima vaksin yaitu 353.647 personel.
Baca juga: Vaksinasi Gelombang Kedua: Pedagang, Guru, dan Lansia
Untuk gelombang pertama, dimulai 2 Maret 2021 mencakup 61.054 personel, diperuntukkan bagi penegak disiplin protokol kesehatan dan personel Kodam Jaya serta Balakpus. Selanjutnya Gelombang kedua dimulai 15 Maret 2021 mencakup 80.000 personel, diperuntukkan bagi personel Satuan Kostrad, Kopassus dan personel di 15 Kodam seluruh Indonesia.
Kemudian untuk Gelombang ketiga akan dimulai 1 April 2021 mencakup 100.000 personel, diperuntukkan seluruh Kodam kecuali Kodam Jaya, dan Gelombang keempat dimulai 16 April 2021 berjumlah 92.028 personel, diperuntukkan bagi seluruh personel yang belum mendapatkan vaksinasi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=2qsd9wF7WvE

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
