Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Mei 2021 | 09.02 WIB

Penjelasan Kapolda Jabar Soal Pos Penyekatan Dua Kali Dijebol Pemudik

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara - Image

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri. Bagus Ahmad Rizaldi/Antara

JawaPos.com - Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri meninjau pos Penyekatan di Pintu Tol Cileunyi, Senin (10/5) di H-3 menjelang Idul Fitri. Usai pengecekan personel di Pos Pengamanan Pintu Tol Cileunyi, Kapolda menjelaskan perihal yang terjadi di Karawang hari Minggu kemarin.

“Yang pertama, saya ingatkan bahwa titik penyekatan yang ada di Polda Jabar itu ada 158 titik penyekatan dan itu berlapis-lapis, kemarin yang terjadi di Karawang adalah pak gubenur sudah menjelaskan bahwa diloloskan itu karena memang situasinya,"terang Ahmad Dofiri, di Pos Pengamanan Idul Fitri di Pintu Tol Cileunyi, Senin (10/5).

"Jadi dua jalur itu sudah dipakai oleh para pengendara tadi sehingga kalau kita balikin pun tidak akan mungkin sehingga sebagian setengah jam ya, kita loloskan dulu tetapi nanti di Subang mereka akan dibalikkan,” ungkapnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Kapolda menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan penyekatan, di pos yang disiapkan. “Kita lihat fenomena ini tetap antisipasi, benar pertanyaan tadi, apakah benar nanti akan ada lonjakan? Kita sudah mengantisipasi tadi dengan Pangdam sudah berdiskusi jadi berapa titik sekat seperti di Karawang kemudian di Patok Besi di Subang, kemudian di Patrol terus sampai ke Cirebon kita akan ada penambahan pasukan dan 1×24 jam kita stand by,” jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa penambahan personel, untuk melakukan penyekatan agar masyarakat tidak mudik. “Jadi tidak bisa mengelabui kapan istirahat dan waktunya mereka berbuka, 1×24 jam non stop kita melakukan kegiatan itu, dan diharapkan masyarakat yang diputar balikkan harus mengerti dan memahami situasinya,” jelasnya.

Diakui Kapolda, kejadian di Karawang kemarin memang betul, kalau ada diloloskan karena memang situasinya tidak memungkinkan. “Jadi apabila disetop sekaligus ketika itu dan tidak mungkin juga diputarkan sehingga loloskan. Tapi sekali lagi, di tempat lain kita perkuat penyekatan itu akan diputarbalikkan kembali,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore