Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 April 2021 | 20.26 WIB

Pakar Bilang, Merger Kemenristek-Kemendikbud Akan Mundurkan Riset

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro  meminta para peneliti inovasi Indonesia terus berinovasi. - Image

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro meminta para peneliti inovasi Indonesia terus berinovasi.

JawaPos.com - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) akan di-merger ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Adapun, nama lembaga atas penggabungan tersebut adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Mengenai penggabungan ini, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menuturkan bahwa keputusan ini tidak akan berbuah manis. Malah sebaliknya, yang hanya akan memundurkan riset dan inovasi dalam negeri.

"Saya pikir ini pasti tidak efektif karena yang pertama ini akan mereduksi dan mengkerdilkan fungsi dari Kemenristek, karena kalo dari ditarik ke Kemendikbud maka riset dan teknologi itu hanya jadi urusan pendidikan saja," ujar dia kepada JawaPos.com, Minggu (11/4).

Padahal, filosofi dari riset dan teknologi itu terdiri dari seluruh bidang lintas sektoral dan aspek. Sehingga yang menjadi tantangan bangsa Indonesia ini bisa diselesaikan dengan inovasi yang dihasilkan. "Sehingga muncul gagasan dan ide inovatif sebagai jalan keluar. Jadi ini mengkerdilkan kerja riset dan pengembangan teknologi," imbuhnya.

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro juga sebelumnya mengingikan agar penggabungan ini tidak menghilangkan prioritas riset dan inovasi prioritas. Namun, menurut Ubaid, Kemenristek sebelum digabung juga kurang berjalan dengan baik.

"Gimana pas digabung, artinya kalau ada kementerian khusus dan menteri khusus itu aja nggak berjalan lancar, gimana menteri satu dibagi tugas banyak, itu kan tambah tidak fokus dan target yang jelas, apalagi digabungkan dengan sektor pendidikan yang kita tau hari ini masih punya PR besar soal PJJ, PTM, learning loss, dan itu bukan perkara kecil," ungkapnya. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=pECY2lxYBe0

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore