Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juli 2021 | 22.13 WIB

Moeldoko Minta Masyarakat Buang Pesimisme, Berikan Kritik dan Solusi

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko - Image

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko

JawaPos.com - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengajak masyarakat untuk tidak terlalu pesimistis dan meragukan kemampuan Indonesia untuk keluar dari krisis Covid-19.

Sebaliknya, mantan Panglima TNI ini mendorong masyarakat menyatukan daya dan kekuatan dalam mencari solusi di masa sulit ini. Sehingga bisa membantu pemerintah.

"Dalam hal apapun pesimisme tidak akan pernah membuat masalah terselesaikan. Pesimisme membuat otak kreatif kita buntu, energi kita habis tersedot," ujar Moeldoko kepada wartawan, Sabtu (10/7).

Ia pun meminta agar semua pihak mulai melepaskan perbedaan dan kepentingan, untuk merefleksikan hal-hal yang bisa dikontribusikan kepada kemajuan bangsa ini.

"Pemerintah tidak anti-kritik, namun untuk saat ini marilah sertai kritikan dengan solusi. Bantu kami berpikir dan bantu kami menyelamatkan masyarakat. Mari kita sama-sama bergerak untuk pemulihan bersama," katanya.

Demi menekan laju penularan virus Covid-19 di tengah masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa-Bali.

Selama pemberlakuan PPKM Darurat aktivitas masyarakat di sektor pekerjaan, pendidikan, transportasi, wisata, dan lainnya akan dibatasi. Pemerintah juga akan memberlakukan sanksi kepada pelanggar peraturan PPKM Darurat sesuai bunyi UU Wabah Penyakit Menular dan UU Kekarantinaan Kesehatan.

Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per tanggal 9 Juli menunjukkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebesar 38.124 kasus, menjadikan total kasus di Indonesia menjadi 2.4 juta lebih.

"PPKM darurat merupakan salah satu skenario pemerintah untuk menekan penyebaran. Mobilitas orang tanpa gejala atau OTG dapat dikendalikan, karena mereka yang berstatus OTG inilah yang berbahaya dalam penyebaran virus," ungkapnya.

Baca Juga: Moeldoko: PPKM Darurat Berhasil Tekan Mobilitas Masyarakat 30 Persen

Menurut Moedoko, pemerintah telah mengupayakan segala lini baik dari segi re-alokasi anggaran, penyediaan tambahan tempat tidur bagi pasien, pengadaan oksigen, upaya percepatan vaksin, hingga tindakan tegas yang diberikan pada para pelanggar PPKM darurat serta para penimbun obat-obatan dan oksigen.

Selain itu menurut Moeldoko, ketaatan seluruh masyarakat terhadap PPKM Darurat ini menjadi kunci pemulihan dari pandemi Covid-19 di dalam negeri.

"Maka saya mengajak masyarakat untuk taat betul PPKM darurat, harus taat betul," tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan pemerintah untuk menarik rem darurat ini tentunya akan berdampak pada roda perekonomian masyarakat. Namun ini adalah pilihan sulit yang harus diambil demi keselamatan masyarakat dan pemulihan bersama.

"Indonesia pulih karena saya, Indonesia pulih karena kamu, dan Indonesia pulih karena kita," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore