Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juni 2021 | 02.24 WIB

Cegah Kluster Baru, Sandiaga Siapkan Skenario Hadapi Libur Sekolah

instagram Sandiaga uno - Image

instagram Sandiaga uno

JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyiapkan sekenario pengendalian penyebaran Covid-19 di destinasi wisata untuk menghadapi momen libur sekolah yang sudah di depan mata.

Ia meminta agar para pengelola tempat wisata mengantisipasi libur sekolah ini dengan baik. Konsepnya mengikuti keadaan terkini pada destinasi tertentu dari segi penanganan Covid-19 daerahnya.

"Kalau zonanya hijau tentu diperbolehkan dan penyekatan-penyekatan itu nanti akan mengikuti dari pola yang kita harapkan bisa berkomunikasi dengan baik," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com (9/6).

"Harapan saya adalah destinasi-destinasi sekitar ibu kota dan kota-kota lainnya bersiap-siap. Karena libur sekolah ini biasanya adalah ajang tempat pengelola rekreasi meningkatkan penerimaannya," imbuh dia.

Sandiaga mendorong agar pergerakan libur sekolah hanya dari zona hijau ke hijau. Tak hanya itu, pihaknya juga menghimbau untuk pergi di sekitar rumah saja.

"Kita inginkan supaya pergerakan liburan sekolah ini dari hijau ke hijau. Bukan dari merah ke hijau atau orange ke hijau. Jadi kita harus memastikan bahwa masyarakat atau anak-anak yang libur sekolah betul-betul tidak menciptakan klaster baru," kata Sandiaga.

"Sehingga penting sekali koordinasi yang sangat komprehensif dan intensif dengan dispar. Sehingga kita bisa memberikan notifikasi juga sosialisasi pada masyarakat bahwa OK sekarang liburan sekolah tetapi kalau mau berlibur prioritaskan dulu daerah sekitar dan zona hijau," imbuh dia.

 Baca Juga: Tak Terima Candaan Yasonna Soal AHY, Santoso Demokrat Ngomong Begini


Lebih lanjut, Kemenparekraf akan terus melakukan langkah antisipatif dengan berkoordinasi dengan pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif, Satgas COVID-19 serta pemda untuk meningkatkan kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan.

"Baik para pengelola destinasi wisata, hotel maupun restoran diharapkan dapat memperketat protokol kesehatan CHSE dan 3M memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu, pembatasan jumlah wisatawan yang sedang libur sekolah juga perlu dilakukan, sehingga tidak berkerumun atau bergerombol," terang Sandiaga.

"Di samping itu, kami juga membutuhkan peran serta dari masyarakat, jika melihat ada hotel, restoran atau destinasi yang tidak patuh dan abai mohon segera dilaporkan," imbuh Sandiaga.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore