
ANTISIPATIF: Ilustrasi para siswa mengantre untuk menjalani uji swab di SMPN 62 Gunung Anyar sebagai langkah untuk mengetahui siswa benar-benar sehat menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta sekolah untuk membentuk budaya taat protokol kesehatan terlebih dahulu ketika melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Hal ini akan membuat mindset warga pendidikan akan taat protokol kesehatan semakin meningkat. Jadi pembelajaran bisa dilakukan lebih aman karena adanya kesadaran dari diri masing-masing.
"Seluruh warga sekolah untuk itu harus punya budaya yang baik untuk menerapkan protokol kesehatan," kata Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Jumeri dalam Bincang Pendidikan, Selasa (8/6).
Budaya untuk taat dalam menerapkan protokol kesehatan itu harus dilatih sejak awal masuk sekolah. Ketika budaya telah terbentuk, barulah pembelajaran dapat dimulai.
"Jadi kalau hari-hari pertama sebaiknya diisi membangun karakter, membangun budaya dulu, karena sudah lama tidak sekolah langsug diberikan materi," ujar dia.
Namun, ia juga mengingatkan agar para guru tidak langsung memberikan beban materi atau menuntaskan kurikulum yang ada. Jumeri menegaskan, guru diminta untuk memberikan materi esensial saja selama PTM.
"Materi tetap yang esensial yang penting-penting terlebih dahulu. Yang lain nanti bisa di peer-kan," tutup dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
