Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Mei 2022 | 20.18 WIB

Berangkat ke Amerika Serikat, Jokowi Tak Gunakan Pesawat Kepresidenan

istimewa - Image

istimewa

JawaPos.com - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia pada hari ini, Selasa (10/5) dipercaya untuk mengantar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi dalam melaksanakan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Adapun, kunjungan tersebut sekaligus menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-US di Washington DC pada 11-13 Mei 2022 mendatang. Penerbangan menuju Bandara Andrew Air Force Base, Washington DC tersebut dilaksanakan dengan mengoperasikan pesawat jenis Boeing B777-300ER.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pesawat tersebut dilengkapi dengan livery khusus pesawat kenegaraan berupa kombinasi warna merah putih yang disertai dengan lambang negara dan tulisan Republik Indonesia.

“Pengoperasian penerbangan kenegaraan ini menjadi manifestasi tersendiri bagi Garuda Indonesia dalam menjalankan mandatnya sebagai national flag carrier, khususnya dalam mendukung penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan bagi agenda strategis kenegaraan," jelas dia kepada JawaPos.com, Selasa (10/5).

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Garuda Indonesia untuk menjadi representasi negara dalam membawa wajah Indonesia di kancah global ini turut menjadi energi tersendiri bagi maskapai plat merah tersebut.

"Garuda terus memberikan kontribusi positif bagi negara sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman," tambah Irfan.

Ia memaparkan, penerbangan kenegaraan tersebut dilaksanakan melalui rangkaian persiapan operasional yang komprehensif dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan guna memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan dapat terimplementasikan secara optimal.

“Adapun penerbangan kenegaraan ini telah berangkat dengan lancar pada hari ini pukul 07:20 WIB pagi tadi. Kami akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keseluruhan penerbangan kenegaraan ini berjalan dengan baik," tutup Irfan.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, ada tiga alasan Jokowi tidak menggunakan fasilitas negara untuk terbang ke negeri Paman Sam tersebut. “Pertama, perjalan yang sangat jauh jika pakai pesawat Presiden bisa dua kali transit,” kata Heru kepada wartawan, Selasa (10/5).

Alasan kedua, lanjut Heru, pesawat Presiden hanya mampu menampung 48 orang. Sedangkan, tim delegasi yang berangkat seluruhnya berjumlah 62 orang. Alasan ketiga, efisiensi tim advance dalam mengamankan tempat Jokowi mendarat.

“Kalau transit dua kali, berarti setiap tempat ada tim advance. Nah ini hanya satu kali,” tegas Heru.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore