
Photo
JawaPos.com - Lily Chodidjah Wahid alias Lily Wahid adik kandung dari Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka ini dibenarkan oleh putri Gus Dur, Anita Wahid.
"Iya betul," kata Anita kepada JawaPos.com, Senin (9/5).
Anita meminta masyarakat mendoakan bibi-nya tersebut. "Mohon doanya untuk Ibu Lily" pinta Anita.
Lily meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dia dikabarkan menghembuskan napas terakhir pada pukul 16.28 WIB.
Jenazah adik kandung Gus Dur itu akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Saat ini, jenazah disemayamkan sementara di rumah duka yang berlokasi di Kota Wisata Cibubur.
"Insya Allah jenazah akan dimakamkan di pesantren Tebuireng Jombang besok berangkat dari rumah duka besok Selasa 10 Mei 2022 pukul 05.00 WIB. Mohon dimaafkan kesalahan Beliau semasa hidupnya," pungkas Anita.
Sebagaimana diketahui, Lily Wahid sempat berkarier sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKB pada periode 2009-2014.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
