Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Februari 2021 | 02.45 WIB

Laksanakan PTM, Guru Diminta Terus Lakukan Edukasi Prokes

Sejumlah murid mengikuti simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah di SDN Karang Raharja 02, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/12/2020). Menurut keterangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, simulasi tersebut digelar - Image

Sejumlah murid mengikuti simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah di SDN Karang Raharja 02, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/12/2020). Menurut keterangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, simulasi tersebut digelar

JawaPos.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) telah dimulai di sebagian wilayah di Indonesia. Hal ini dilakukan guna menghindari makin melebarnya loss learning pada para pelajar di Indonesia akibat pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Namun sebelum dilakukan PTM, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi meminta agar para pendidik memberikan edukasi protokol kesehatan melalui jalur virtual kepada para muridnya sebelum pembelajaran dimulai.

"Kami sekarang minta supaya seluruh guru, seluruh dosen sebelum kegiatan belajar mengajar, baik online maupun tatap muka nanti, diminta untuk menjelaskan kepada peserta didiknya tentang bahaya Covid-19 dan pencegahannya," ungkap dia beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Ketahui Langkah Protokol Kesehatan Jika Ada Keluarga Terpapar Covid-19

Apabila sekolah mendapat izin pemda dan orang tua untuk melakukan tatap muka, kepala sekolah serta guru juga diharapkan terus memberikan pengetahuan protokol kesehatan. Karena menurut dia, pemberitahuan secara berulang akan membuat kebiasaan baru.

"Kalau misalkan ada pembelajaran tatap muka, tugas guru selain mengedukasi peserta didik, juga harus mengawasi para peserta didik agar mereka tetap dengan koridor patuh terhadap protokol kesehatan," tambahnya.

Tanggung jawab edukasi protokol kesehatan tidak hanya dilakukan oleh pendidik di lingkup sekolah saja. Orang tua pun perlu memberikan arahan untuk pencegahan penularan virus.

"Orang tua bertanggung jawab untuk mendidik anaknya," tambah dia.

Sonny juga mengungkapkan bahwa pembiasaan ini bukan hanya untuk menghadapi pandemi Covid-19 semata. Namun, juga untuk kebiasaan masyarakat hidup bersih dan sehat di masa mendatang.

"Kita tidak hanya orientasi jangka pendek supaya pandemi selesai, kita juga ingin dalam jangka panjang masyarakat kita itu memang punya perilaku hidup bersih dan sehat," tutup dia.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lOGb26dTNM8

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore