
Presiden ACT Ibnu Khajar dalam peluncuran Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, Kamis (6/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia saat ini berada di ambang resesi akibat pandemi Covid-19. Di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hanya sebesar 5,32 persen.
BPS juga melaporkan bahwa jumlah penduduk miskin bertambah 1,63 juta. Dengan demikian jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 26,42 juta orang yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2020 sebesar 7,38 persen. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaan 12,82 persen.
Terpuruknya ekonomi bangsa dapat mengantarkan masyarakat pada jurang kemiskinan. Namun, hal tersebut bukan berarti tak ada jalan keluar bagi pemulihan ekonomi umat. Aksi Cepat Tanggap (ACT) pun mempercayai bahwa semangat kedermawanan dapat mengatasi permasalahan ini.
Di mana sebuah gerakan ini dipercaya dapat secara perlahan membangun optimisme bangsa di masa pandemi dan resesi ekonomi, yakni dengan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan.
“Kami meyakini kedermawanan yang luas bermuara pada kebangkitan ekonomi umat dan optimisme bangsa. Bersama-sama kita harus segera membuat keadaan lebih baik di masa sulit ini. Kami ingin memfasilitasi masyarakat dalam menghimpun kepedulian melalui gerakan filantropi yang masif," jelas Presiden ACT Ibnu Khajar dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8).
Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan merupakan aksi filantropi yang dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Aksi ini melibatkan semua elemen masyarakat untuk memberikan sedekah kepada masyarakat prasejahtera di era kenormalan baru ini, yang belum juga mengalami pemulihan ekonomi.
Sementara itu, Executive Vice President ACT Insan Nurrochman menerangkan, sedekah yang bisa diberikan berupa natura maupun bantuan tunai. Untuk sedekah pangan, nantinta yang sudah terkumpul akan segera didistribusikan ke masyarakat prasejahtera atau penggerak usaha mikro yang terkena dampak pandemi Covid-19.
“Perlu ada gerakan masif untuk memperbaiki keadaan. Kebaikan ini harus dilakukan bersama-sama. Melalui Gerakan Nasional Lumbung Pangan, kita berharap seluruh elemen masyarakat terlibat dalam memberikan sedekah pangan terbaiknya,” terang dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
