Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Mei 2022 | 05.09 WIB

Catat, One Way Kemungkinan akan Berlaku selama 24 Jam

Kendaraan roda empat dari arah Jakarta melaju perlahan setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4). Aji Styawan/Antara - Image

Kendaraan roda empat dari arah Jakarta melaju perlahan setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4). Aji Styawan/Antara

JawaPos.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, rekayasa lalu lintas one way atau satu arah di gerbang tol Kalikangkung, Jawa Tengah, kemungkinan akan berlaku selama 24 jam.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi puncak arus balik lebaran uanh terjadi mulai hari ini, tanggal 6,7 dan 8 Mei 2022. Hal itu sesuai dengan jadwal ang pernah disampaikan sebelum pelaksanaan arus mudik. ’’Besar harapan seluruh masyarakat bisa memanfaatkan jadwal ini, hari ini besok dan lusa," kata Irjen Firman, Jumat (6/5).

Firman mengatakan kebijakan one way bisa saja berlaku selama 24 jam sejak 6 hingga 8 Mei 2022. Pihaknya pun akan terus memantau kondisi di lapangan untuk mengambil kebijakan tersebut. "Bisa saja pelaksanaan one way ini kami laksanakan terus 24 jam sampai dengan hari Minggu (8/5),” jelasnya.

Firman mengingatkan, bagi masyarakat yang terdampak one way untuk tidak menunggu atau mengantre di depan gerbang tol. Para pemudik diminta untuk menggunakan jalan arteri atau alternatif lainnya pada waktu sore hingga malam hari.

"Silahkan manfaatkan waktu sore atau malam hari. Di mana masyarakat lokal sudah mulai istirahat jalan agak lengang. Jadi tidak menggantungkan atau menunggu di pintu pintu tol yang sementara sedang kami gunakan sebagai penerapan one way," ungkapnya.

Menurutnya, para pemudik lebih baik mengikuti jadwal rekayasa lali lintas agar kepadatan segera dapat terisi. ’’Akan berikan relaksasi satu lajur, bisa saja,” imbuhnya.

Firman menambahkan, agar masyarakat tidak memaksakan kendaraanya untuk masuk ke dalam rest area ketika kondisi sedang penuh. Petugas di lapangan akan menginformasikan bila rest area penuh dan diarahkan untuk ke rest area berikutnya.

"Ketika kami sampaikan penuh silakan untuk dilanjutkan dulu perjalanannya. Kecuali yang betul-betul lelah jangan dipaksakan. Supaya kendaraan yang ada di belakangnya bisa tetap melaju," terang dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore