
TRAGEDI: Warga mengevakuasi korban banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, kemarin (5/4). (PION RATULOLI/ANTARA)
JawaPos.com - Banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan beberapa daerah terisolasi. Hal ini karena penyambung antar daerah, fasilitas jalan dan jembatan hancur diterjang banjir.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebut, pihaknya akan mengerahkan enam unit helikopter untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi. Karena memang sulit dijangkau melalui transportasi darat.
"BNPB sendiri akan memberikan dukungan sebanyak sekitar enam unit helikopter, karena beberapa kawasan masih belum bisa dijangkau, baik oleh transportasi darat maupun laut. Sehingga membutuhkan transportasi udara," kata Doni dalam konferensi pers, Selasa (6/4).
Doni tak memungkiri, cuaca di NTT sempat memburuk akibat bibit siklon tropis yang terjadi di wilayah NTT. Tetapi saat ini, kondisinya berangsur membaik.
"Satu hari terakhir ini cuaca sudah semakin baik dan kita harapkan besok sudah semakin cerah, jarak pandang juga semakin jauh dan angin juga tidak terlalu kencang. Sehingga daerah daerah yang masih terisolir akan bisa segera mendapatkan bantuan," ucap Doni.
Dalam bencana banjir bandang di NTT, sebanyak 117 orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, 76 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam tahap pencarian.
Baca juga: 103 Warga Masih Dinyatakan Hilang Akibat Banjir Bandang NTT
Doni memyampaikan, pihaknya mengalami kendala dalam pencarian korban hilang akibat banjir bandang. Menurutnya, kurangnya alat berat menjadi kendali pencarian korban.
"Walaupun sudah disiapkan, tetapi belum bisa kirim ke tujuan. Pertama di Adonara dan juga di Alor, sedangkan di Lembata masih diupayakan sejumlah perusahaan yang sedang mengerjakan pekerjaan jalan untuk dikerahkan dimobilisasi menuju ke sasaran," pungkas Doni.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=TZRi2qaFpSw

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
