Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juni 2021 | 01.39 WIB

Driver Ojol Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Lewat Sistem Drive Thru

Para driver ojol disuntik vaksin Covid-19/dok RSUI - Image

Para driver ojol disuntik vaksin Covid-19/dok RSUI

JawaPos.com - Pengemudi sektor transportasi ojek daring dan angkutan umum kini mulai mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka divaksinasi secara drive thru di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kampus UI, Depok, pada Rabu (2/6).

Pelaksanaan vaksinasi drive thru untuk ojek daring dan angkutan umum berlangsung mulai tanggal 2-3 Juni 2021 (Rabu dan Kamis), pukul 08.00-14.00 WIB. Selama dua hari tersebut, ditargetkan akan ada sekitar 640 pengendara ojek daring dan 100 pengemudi angkutan umum yang akan divaksin di RSUI.

Para pengemudi dibagi dalam beberapa kelompok agar tidak terjadi penumpukan antrian dan tetap dalam koridor jarak sosial yang aman sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap peserta akan melalui pengecekan kesehatan dan memastikan bahwa mitra ojek daring yang akan divaksin dalam kondisi sehat dan siap menerima vaksin. Usai vaksin diberikan, para peserta juga diminta untuk menunggu 30 menit untuk mengecek dampak vaksin.

Direktur Utama RSUI, dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K). MPH, menyambut baik adanya program vaksinasi bagi pelaku transportasi umum dan telah menyiapkan fasilitas maupun tenaga kesehatan yang diperlukan dengan baik.

Untuk memperlancar proses vaksinasi drive thru bagi pelaku transportasi umum termasuk mitra pengemudi online, RSUI telah mempersiapkan alur dengan sebaik-baiknya, mulai dari registrasi hingga tahap observasi.  "Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku transportasi umum dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19,” tutur dr. Astuti dalam keterangan resmi RSUI, Rabu (2/6).

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan vaksinasi kepada pelaku transportasi umum termasuk angkutan online karena mereka adalah garda terdepan dalam melayani kebutuhan masyarakat khususnya layanan logistik dan transportasi. Mereka termasuk kelompok berisiko untuk ditularkan dan menularkan sehingga mereka harus kita tingkatkan imunitasnya dan kita lakukan secara bertahap.

"Namun demikian, kami juga mengingatkan setelah vaksinasi para mitra pengemudi online juga harus patuh dengan protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Kami juga menghimbau para mitra bisa mengajak orang tua, teman, atau saudara yang sudah berusia lansia untuk ikut vaksinasi," ujar Dadang Wihana.

Bagi sejumlah mitra transportasi umum, kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya yang harus terus dilakukan dengan mengedepankan kesehatan dan keselamatan para mitra driver agar dapat bekerja dengan lebih aman dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Selain itu, para mitra juga akan mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi di Indonesia, khususnya vaksinasi bagi lansia dengan program membawa lansia untuk vaksinasi di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore