Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Juni 2023 | 07.33 WIB

Australia Hibahkan Fasilitas Pengetesan dan Pelatihan Keselamatan Pelayaran

COE AMSA Mick Kinley mewakili Pemerintah Australia serahkan bantuan hibah fasilitas keselamatan pelayaran di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran kepada Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha. - Image

COE AMSA Mick Kinley mewakili Pemerintah Australia serahkan bantuan hibah fasilitas keselamatan pelayaran di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran kepada Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha.

JawaPos.com–Pemerintah Australia melalui Australian Maritime Safety Authority (AMSA) menghibahkan Solid Bulk Cargo-Testing and Training Facility (SBC-TTF) dan Ship Safety Inspection-Centre of Excellence (SSI-COE). Serah terima kedua fasilitas di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) tersebut dilakukan COE AMSA Mick Kinley kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha di Kantor BTKP Jakarta, Rabu (14/6).

Dirjen Arif Toha menyambut gembira penyerahan dua aset berupa SBC-TFF dan SSI-COE ke Pemerintah Indonesia. Kedua fasilitas itu akan menjadi aset yang sangat berharga untuk membantu Indonesia. Khususnya dalam mematuhi aturan konvensi-konvensi internasional. Hal tersebut juga sebagai wujud upaya untuk meningkatkan keselamatan di sektor transportasi laut.

”Karena itu, saya mengajak dan mendorong semua pemangku kepentingan yang terkait untuk secara aktif berkolaborasi dalam memelihara dan mengembangkan kedua fasilitas ini demi kemajuan dunia maritim,” ujar Arif.

Arif pun juga berharap SBC-TTF dapat berfungsi sebagai fasilitas pelatihan dan pengujian teknis yang membantu Indonesia menerapkan praktik terbaik dunia dalam pengangkutan kargo curah padat yang aman. Sedangkan fasilitas SSI-COE diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pengetahuan untuk meningkatkan keselamatan kapal di perairan Indonesia.

”Saya berharap serah terima kedua fasilitas ini dapat membawa manfaat yang besar dalam mewujudkan keselamatan pelayaran dan perkembangan industri maritim kita ke depan,” ungkap Arif.

Arif menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia, khususnya AMSA atas komitmennya mendukung sektor pelayaran Indonesia. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas kerja keras untuk pendirian dan pengoperasian kedua fasilitas tersebut.

SBC-TTF adalah pusat penelitian pengembangan kebijakan dan pelatihan teknis untuk meningkatkan keamanan pengiriman kargo curah padat. Fasilitas itu dikembangkan dengan tujuan untuk mendukung terwujudnya sektor ekspor mineral yang lebih aman dan efisien. Yakni dengan cara memastikan praktik terbaik dalam pengangkutan kargo curah padat, seperti batu bara, bauksit, biji besi dan biji nikel. Fasilitas ini diharapkan dapat merumuskan, mengembangkan, dan melakukan pelatihan untuk menangani risiko-risiko yang timbul dalam pengangkutan kargo curah padat sesuai dengan kode IMSBC.

Adapun SSI-COE adalah pusat pengetahuan yang menyatukan kapasitas kolektif dari pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, AMSA, dan komunitas maritim internasional, dengan tujuan meningkatkan keselamatan kapal. Baik yang berbendera Indonesia maupun kapal-kapal berbendera asing yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia. Hal itu  dicapai dengan cara membangun kemampuan tenaga kerja yang diperlukan untuk menegakkan kepatuhan terhadap konvensi internasional.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore