Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Juni 2023 | 19.36 WIB

Elektabilitas Golkar Stagnan, Pakar Sarankan Airlangga Realistis Manfaatkan Popularitas Ridwan Kamil

Ridwan Kamil menerima jas kuning dan KTA Golkar dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Ridwan Kamil menerima jas kuning dan KTA Golkar dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

 
JawaPos.com - Tingginya elektabilitas Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil dinilai bisa mendongkrak suara Partai Golkar pada Pemilu 2024. Terlebih, Ridwan Kamil didapuk untuk meningkatkan suara Partai Golkar di wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
 
Pakar komunikasi politik dari Universitas Airlangga Suko Widodo menyarankan, Partai Golkar bisa mencoba cara lain dalam meningkatkan suara elektoral. Bahkan, bisa memaksimalkan Ridwan Kamil yang didapuk menjadi Ketua Bappilu.
 
"Misalnya Airlangga harus rela menempatkan Ridwan Kamil yang sekarang bergabung dengan Golkar,” kata Suko kepada wartawan, Minggu (11/6).
 
Menurut Suko, langkah tersebut bisa ditempuh Golkar guna membuat masyarakat melihat dan memilih Partai Golkar pada Pemilu 2024. Selain itu, Partai Golkar juga harus mulai intens bergerak mendekat dan menyapa masyarakat.
 
"Aktor politik Golkar harus banyak tampil di media, harus banyak turun ke masyarakat, harus memperkenalkan diri, dan sebagainya," ujar Suko.
 
Suko menilai hal tersebut perlu dilakukan, karena saat ini partai tersebut memiliki perolehan elektabilitas cukup stagnan dalam beberapa hasil survei. "Beberapa lembaga survei mencatat tidak ada kenaikan signifikan dari elektabilitas partai tersebut. Istilahnya, Pak Airlangga juga harus realistis menghadapi tren itu," ungkap Suko.
 
Sementara itu, terkait koalisi dalam pengusungan bakal calon presiden (capres) dan bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024, Suko menilai Golkar berkemungkinan bergabung dengan PDI Perjuangan atau Partai Gerindra. "Kemungkinannya, Golkar akan bergabung dengan PDI Perjuangan atau bergabung dengan Gerindra," ucap Suko.
 
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberi tugas khusus kepada Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilih dan Co-Chair Badan Pemenangan Pemilu Golkar, Ridwan Kamil (Kang Emil), untuk memenangkan suara Golkar di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
 
"Tugasnya cuma satu, menangkan Jawa Barat, Banten, dan DKI. Jadi tugasnya enggak besar-besar amat, Pak. Hanya memenangkan Jawa Barat, Banten, DKI, hanya itu. Sisanya Golkar yang menangin semua, Pak," ucap Airlangga saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023 Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (4/6) lalu.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore