
MENANTI DEKLARASI: Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB A. Muhaimin Iskandar menekan kesepakatan koalisi sejak Agustus 2022.
JawaPos.com – Partai Gerindra dan PKB yang telah bersepaham dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) tengah diuji soliditasnya. Kini, para kiai dan ulama PKB meminta agar Prabowo Subianto segera mendeklarasikan pasangan capres-cawapres. Jika Juni ini tidak juga diumumkan, mereka meminta dilakukan evaluasi KKIR.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, desakan untuk segera mengumumkan pasangan capres-cawapres itu murni berasal dari kiai dan ulama PKB. Sebab, mereka sudah menunggu cukup lama. "Jadi, ini bukan dari saya lho. Paling lambat akhir bulan ini," ungkapnya.
Berdasar hasil keputusan ijtimak ulama PKB, pengumuman capres-cawapres seharusnya dilakukan pada Ramadan atau Idul Fitri lalu. Namun, sampai hampir Idul Adha, pasangan calon itu belum juga disampaikan ke publik. "Sudah dua kali Lebaran. Mau nunggu Lebaran apa lagi?" kata politikus yang juga wakil ketua MPR RI itu.
Jika terlalu lama tidak diumumkan, lanjut dia, pasangan capres-cawapres akan sulit ditemukan. Karena itu, wajar para kiai dan ulama PKB meminta agar paling lambat diputuskan akhir bulan ini. Nah, kalau sampai akhir Juni tidak juga diputuskan, mereka meminta agar koalisi dievaluasi. Atau, ditinjau ulang kelanjutan kerja sama dua partai itu.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos, belum juga diumumkannya bacawapres pendamping Prabowo itu lantaran masih menimang-nimang sejumlah nama. Selain nama Muhaimin Iskandar, belakangan PAN disebut-sebut siap gabung KKIR dengan mengajukan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres.
Namun, Jazil menegaskan, hal itu tidak termasuk list pembahasan antara PKB dan Gerindra. "Penentuan nama capres dan cawapres berada di tangan Gus Muhaimin dan Pak Prabowo," jelasnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade menyatakan, sejauh ini Muhaimin menjadi kandidat kuat cawapres pendamping Prabowo. Namun, sampai sekarang, kepastian nama cawapres itu masih terus dibahas Gerindra dan PKB yang sudah sepakat menjalin kerja sama dalam menghadapi Pemilu 2024.
Andre menegaskan, KKIR masih ingin menambah partai koalisi. Dengan demikian, koalisi semakin kuat. Dia berharap Golkar dan PAN bisa bergabung. "Membangun Indonesia harus dilakukan bersama-sama," pungkasnya. (lum/c18/hud)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
