Pergerakan lalu lintas (lalin) arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 terpantau ramai lancar pada Jumat dini hari (28/3/2025). (Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat menyetir kendaraan di masa mudik Lebaran, khususnya pada jam rawan kecelakaan.
Ia menyatakan sudah memegang data penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik tahun lalu. Diharapkan, angka kecelakaan tahun ini lebih kecil lagi.
Merujuk data tahun lalu, jam rawan kecelakaan kerap terjadi pada pagi hingga menjelang siang.
Data itu diambil dari hasil Analisis dan Evaluasi Kecelakaan (Anev Laka). Di dalamnya disampaikan bahwa jam rawan itu berada pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 12.00.
”Kalau kita lihat masih ada jam-jam rawan yang harus kita antisipasi agar jumlah laka bisa berkurang. Jam tertinggi di jam 09.00-12.00 ada 532 kecelakaan,” terang dia.
Data itu menjadi alarm pengingat bagi masyarakat dan tentu saja seluruh petugas di lapangan. Apalagi bila mengingat jam tersebut merupakan waktu favorit pemudik untuk melanjutkan perjalanan setelah beristirahat.
Bila merujuk data penyebab kecelakaan, ribuan kasus yang dianalisis menunjukkan adanya kelalaian.
Tidak hanya itu, faktor lain yang menyebabkan kecelakaan adalah peningkatan kecepatan kendaraan selama arus mudik.
Tercatat, rata-rata kecepatan kendaraan naik dari 76 kilometer per jam pada 2024 menjadi 85 kilometer per jam pada 2025 atau meningkat 12,44 persen.
”Namun di satu sisi juga kadang kala ada masyarakat yang sudah lelah, mengantuk, namun memaksakan sehingga terjadi kejadian laka,” jelasnya.
Sigit memastikan, temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Dia sudah memerintahkan jajarannya untuk terus melaksanakan sosialisasi keselamatan berkendara. Tujuannya agar angka kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin.
”Bagaimana kita terus menggencarkan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sehingga kemudian angka laka lantas tersebut bisa kita turunkan,” ujarnya.
Tahun ini, Polri mengerahkan 161 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rencananya operasi tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai 13-25 Maret mendatang.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
