Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel menjalani sidang perdana di pengadilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (19/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, kembali melontarkan peringatan keras kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait potensi persoalan hukum. Terdakwa kasus pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tersebut mengklaim memiliki informasi akurat bahwa Purbaya tinggal selangkah lagi berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pernyataan itu disampaikan Noel usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/2).
“Artinya semakin terbukti bahwa informasi saya, Pak Purbaya tinggal sejengkal lagi. Apalagi kemarin KPK bilang saya angkat topi ke Pak Purbaya. Lama-lama Pak Purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke KPK. Itu pesannya. Hati-hati Pak Purbaya,” ujar Noel.
Noel menilai, posisi Purbaya saat ini berada dalam ancaman serius. Menurutnya, sejumlah kebijakan yang diambil Menteri Keuangan telah mengganggu kenyamanan kelompok elite, serta pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik-praktik tertentu.
Ia menyebut, serangan balik dari kelompok yang terganggu tersebut sangat mungkin terjadi. Noel juga menyinggung masih rentannya integritas penegakan hukum di Indonesia terhadap intervensi kekuatan uang.
“Beliau punya kebijakan yang bagus, tapi banyak elite terganggu. Banyak pemain-pemain liar di republik ini yang merasa terusik. Ingat, hukum di republik ini bisa dibeli,” tegasnya.
Selain mengkritik kebijakan dan potensi tekanan terhadap Purbaya, Noel turut melontarkan sindiran terhadap institusi penegak hukum dengan istilah satir “Komisi Penitipan Kasus”. Ia pun mengaku pernah didatangi pihak-pihak tertentu yang diduga menawarkan praktik transaksional dalam penanganan perkara.
“Saya mau bikin yang namanya komisi penitipan kasus. Komisi penitipan kasus ini datang ke tempat saya. Titip kasusnya apa? Nah, kawan-kawan tahu kan? Akan kita operasi tipu-tipu,” ungkap Noel.
Peringatan terhadap Purbaya bukan kali pertama disampaikan Ketua Relawan Jokowi Mania tersebut. Dalam sidang sebelumnya, Noel juga menyinggung adanya informasi “A1” terkait potensi masalah hukum yang menjerat Menteri Keuangan.
“Pesannya buat Pak Purbaya, modusnya hampir sama semua. Hati-hati Pak Purbaya. Sejengkal lagi, saya mendapatkan informasi A1,” beber Noel kala itu.
Ia bahkan menggunakan istilah khusus untuk menggambarkan kemungkinan skenario yang menimpa Purbaya.
“Pak Purbaya akan dinoelkan. Hati-hati Pak Purbaya,” pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
