
Presiden Prabowo Subianto saat Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal Jakarta, sabtu (7/2/2026). (YouTube Setpres)
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal memiliki kantor baru di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat (Jakpus).
Presiden Prabowo Subianto menjanjikan pembangunan gedung 40 lantai di kawasan Bundaran HI untuk MUI, organisasi masyarakat (ormas) Islam, dan lembaga-lembaga umat seperti Badan Zakat Nasional (Baznas).
Janji pembangunan gedung di kawasan Bundaran HI itu disampaikan Prabowo saat hadir dalam pengukuhan Pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal pada Sabtu (7/2).
Dia menyampaikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan lahan dengan luas lebih kurang 4.000 meter persegi tidak jauh dari Bundaran HI.
”Saya sebagai presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter (persegi) untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain, termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan,” kata dia.
Prabowo mengungkapkan bahwa pembangunan gedung 40 lantai itu merupakan ide dari Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Dia bercerita, beberapa bulan lalu imam besar Masjid Istiqlal itu menyampaikan kepada dirinya bahwa saat ini kantor MUI tidak jelas keberadaannya.
”Ini permintaan Imam Besar (Masjid) Istiqlal Profesor Nasaruddin Umar kepada saya beberapa bulan yang lalu. Permintaan beliau juga sebagai menteri agama,” kata dia.
Dengan pembangunan gedung 40 lantai itu, lanjut Prabowo, nanti MUI dan institusi-institusi Islam lainnya akan memiliki kantor di jantung ibu kota Jakarta.
Sehingga Bundaran HI ke depan tidak hanya diisi oleh hotel dan mal mewah saja. Ada bangunan baru yang diperuntukkan bagi MUI.
”Nanti kantor institusi-institusi Islam akan berada di jantungnya ibu kota Jakarta ini. Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal, nanti akan ada gedung yang akan diperuntukan untuk lembaga-lembaga umat Islam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan membentuk lembaga pengelolaan dana umat.
Berdasar laporan dari menag, apabila dana umat dikelola dengan baik, jumlahnya dapat menyentuh angka Rp 500 triliun setiap tahunnya.
”Kalau tidak salah nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat. Saya diberi laporan oleh menag, kalau dana umat semua dikelola dengan baik, itu bisa jumlahnya minimal 500 triliun (rupiah) satu tahun. Ulama dan umara bersatu, kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
