
Diego Mauricio eks striker Persebaya Surabaya merapat ke Semen Padang. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Diego Mauricio ke Semen Padang menjadi kabar besar jelang putaran kedua Super League 2025/2026, sekaligus menghadirkan aroma duel emosional saat menghadapi mantan klubnya, Persebaya Surabaya. Penyerang asal Brasil itu resmi bergabung dengan Kabau Sirah untuk membantu tim bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen.
Kepastian transfer Diego Mauricio ke Semen Padang FC disampaikan langsung oleh penasihat klub Andre Rosiade melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (4/2/2026).
“Semen Padang FC resmi rekrut Diego Mauricio Machado de Brito dari Persebaya,” tulis Andre Rosiade dalam unggahannya.
Rekrutan ini langsung mencuri perhatian karena membawa nama besar dan pengalaman panjang di berbagai kompetisi.
Diego diharapkan menjadi solusi nyata bagi lini depan Semen Padang FC yang masih kesulitan tampil konsisten sepanjang paruh pertama musim.
Datangnya Diego Mauricio memberi harapan baru bagi tim kebanggaan urang awak yang tengah berjuang keluar dari papan bawah.
Pengalaman bermain di Indonesia dinilai membuat proses adaptasi striker berusia 34 tahun itu berjalan lebih cepat.
Nama Diego Mauricio bukan sosok asing di sepak bola Tanah Air karena sebelumnya sempat memperkuat Persebaya Surabaya.
Bersama Green Force, Diego tampil dalam tujuh pertandingan namun belum mencatatkan gol maupun assist.
Meski statistiknya di Persebaya Surabaya terlihat minim, hal itu tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas sang pemain.
Faktor menit bermain dan peran taktis diyakini memengaruhi kontribusinya selama berseragam klub asal Surabaya tersebut.
Catatan lebih mentereng justru ditunjukkan Diego Mauricio saat bermain di luar Indonesia, khususnya di India bersama Odisha FC. Di klub tersebut, ia tampil dalam 89 pertandingan dan menyumbangkan 46 gol serta 13 assist.
Produktivitas itu menunjukkan Diego bukan sekadar penyerang kotak penalti, melainkan pemain yang mampu terlibat aktif dalam membangun serangan.
Angka kontribusi gol dan assist tersebut menjadi alasan kuat Semen Padang FC berani merekrutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
