
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban pertama kecelakaan Pesawat ATR 42-500 ke RS Bhayangkara Makassar. (dok. Basarnas)
JawaPos.com - Jenazah laki-laki yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di Gunung Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (18/1) sudah teridentifikasi. Korban pertama kecelakaan Pesawat ATR 42-500 itu bernama Deden Maulana. Dia merupakan salah seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto mengkonfirmasi identitas korban. Jenazah berusia 43 tahun itu ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di kedalaman 200 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Evakuasi jenazah Deden butuh waktu berhari-hari karena Tim SAR Gabungan harus berhadapan dengan medan dan cuaca ekstrem.
”Iya betul (jenazah korban teridentifikasi sebagai Deden Maulana),” kata Didik saat dikonfirmasi pada Kamis (22/1).
Setelah Tim DVI Polda Sulsel berhasil melakukan identifikasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jenazah Deden kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk kemudian dimakamkan di kampung halamannya yang berada di wilayah Garut, Jawa Barat (Jabar).
”Sudah diserahkan kepada keluarganya,” ujar perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut.
Berdasar informasi dari KKP, Deden Maulana bertugas sebagai penata muda tingkat I di Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) KKP. Dia turut serta dalam penerbangan Pesawat ATR 42-500 dari Yogyakarta menuju Makassar yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (17/1). Deden meninggal dunia saat melaksanakan tugas.
Sebelumnya, Tim DVI Polda Sulsel juga sudah berhasil mengidentifikasi jenazah pramugari Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport tersebut. Jenazah korban yang ditemukan pada Senin (19/1) itu teridentifikasi sebagai Florencia Lolota Wibisono. Jenazah korban ditemukan tidak jauh dari ekor pesawat yang sudah terpisah dengan bagian pesawat lainnya.
”Sudah teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono,” terang Didik pada Rabu (21/1).
Secara keseluruhan ada 10 korban kecelakaan pesawat tersebut. Masing-masing terdiri atas 7 orang kru pesawat, termasuk pilot dan kopilot. Kemudian 3 orang pegawai KKP yang tengah melaksanakan tugas. Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian para korban di Gunung Bulusaraung. Saat ini, ribuan personel masih melaksanakan operasi SAR.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
