
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (2/1). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 75 triliun yang sempat tersimpan di perbankan.
Purbaya menegaskan, langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk mendukung belanja rutin pemerintah, khususnya belanja kementerian dan lembaga.
“Itu buat belanja rutin. Buat belanja rutin kementerian lembaga. Jadi saya tarik, seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjain lagi, jadi langsung masuk ke sistem perekonomian,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1).
Lebih lanjut, Purbaya memastikan, penarikan dana SAL tersebut tidak menimbulkan gangguan terhadap likuiditas maupun uang beredar di sistem perekonomian. Justru sebaliknya, belanja pemerintah dinilai memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi nasional.
“Jadi tidak mengganggu uang beredar di sistem perekonomian. Malah harusnya lebih bagus karena ada dampak multiplier dari belanja pemerintah, pusat maupun daerah,” jelasnya.
Meski menarik Rp 75 triliun untuk kebutuhan belanja, Purbaya menegaskan masih ada dana SAL yang tetap ditempatkan di sektor perbankan, yakni sekitar Rp 200 triliun.
“Jadi itu nggak apa-apa. Tapi yang Rp 200 masih saya taruh di perbankan,” tukasnya.
Jauh sebelum itu, Purbaya akhirnya menambah suntikan dana ke perbankan senilai Rp 76 triliun, dari sebelumnya yang sudah menyalurkan sebesar Rp 200 triliun. Dana tambahan itu telah disalurkan ke empat bank. Masing-masing Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank DKI.
Penempatan dana likuiditas tambahan senilai Rp 76 triliun sudah diberikan sejak 12 September 2025. Rinciannya, Bank Mandiri Rp 25 triliun, BRI Rp 25 triliun, BNI Rp 25 triliun, dan Bank DKI Rp 1 triliun.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
