
Para pekerja pembangunan hunian sementara (huntara) korban bencana Sumatera. (Dok. Hutama Karya)
JawaPos.com - CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa pihaknya telah mempekerjakan sebanyak 1.635 orang dalam pembangunan sebanyak 15.000 unit rumah hunian sementara atau huntara bagi korban bencana Sumatera.
Rosan menyebut ribuan pekerja itu merupakan gabungan dari perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang infrastruktur, terdiri dari PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya (Wika), PT Ninda Karya, PT PP dan PT Adhi Karya.
"Dan dalam proses pembangunan ini kita memperkerjakan 24 jam sebanyak 1635 orang, yang terdiri dari pekerja BUMN Karya, ada Hutama Karya, ada Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Ninda Karya, dan juga Adhi Karya," kata Rosan seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1).
Dia juga menyampaikan pada momen awal tahun ini, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan 600 unit huntara. Adapun jumlah itu baru akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari mendatang.
Tak hanya huntara, pemerintah melalui Danantara Indonesia juga menyerahkan hunian tetap seluas 3 hektare. Sementara untuk huntara sendiri telah dibangun di atas lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dengan luas mencapai 5,8 hektare yang bisa diperluas hingga 13 hektare.
"Dan dalam hal ini kita juga akan menyerahkan juga untuk hunian tetapnya yang sebetulnya hanya diseberang dari sini, Bapak Presiden, seluas 3 hektare," tutur Rosan.
"Jadi di hunian yang kami bangun ini luasnya 5,8 hektare yang dapat diperluas sampai mencapai 13 hektare," tambahnya.
Eks Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu menjelaskan bahwa dalam waktu 3 bulan ke depan Danantara akan menyelesaikan 15 ribu rumah yang terbagi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Adapun rinciannya, kata Rosan, sebanyak 12 ribu unit di Aceh. Lalu, di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sebanyak 2.000 unit dan Sumatera Barat sebanyak 5.00 unit.
"Dan ini berdiri yang kami bangun di lahan PTPN yang sudah kami lakukan land clearing, Bapak Presiden. Bersama itu juga ukuran luasnya kurang lebih 4,5 x 4,5 meter persegi per unit atau kurang lebih 22 meter per unit, Bapak Presiden," jelas Rosan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
