
Presiden Prabowo Subianto merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Prabowo hadir bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya awalnya hendak mengunjungi Aceh. Namun, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan membuat agenda tersebut dialihkan ke Tapanuli Selatan.
“Tadinya saya ingin berangkat ke Aceh, tapi karena cuaca, dialihkan akhirnya saya datang ke Tapanuli Selatan,” kata Prabowo di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12) malam.
Prabowo menyampaikan rasa syukurnya karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat di tengah suasana sulit. Ia mengajak seluruh warga untuk terus bersyukur dan berdoa agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan.
“Jadi saudara-saudara sekalian, tentunya kita selalu bersyukur kehadirat Allah SWT kita masih diberi kesehatan,” ucap Prabowo di hadapan warga yang berkumpul menyambut malam pergantian tahun.
Menurut Prabowo, bencana dan kesulitan adalah bagian dari ujian kehidupan yang harus dihadapi dengan keteguhan hati. Ia menegaskan, musibah tidak boleh melemahkan semangat dan persatuan bangsa.
“Kita tentunya berdoa terus bahwa Yang Maha Kuasa akan memberikan yang terbaik untuk kita, kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan,” ucap Prabowo.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan, kekuatan jiwa, serta ketegaran dalam menghadapi situasi sulit. Ia menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci untuk bangkit dari bencana.
“Tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar, jiwa kita,” ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan merata. Menurutnya, pemerintah dan rakyat harus berjalan beriringan dalam menghadapi setiap tantangan.
“Dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” urai Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo memberikan jaminan langsung kepada warga terdampak bencana bahwa negara tidak akan abai. Ia menegaskan komitmen kepemimpinannya untuk selalu bersama rakyat, terutama di masa-masa sulit.
“Dan percayalah bahwa pemerintah, bahwa pemimpin-pemimpin mu, bahwa presiden mu, tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” pungkasnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
