Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juni 2023 | 00.05 WIB

4 Fakta Indekos Rafael Alun di Jakbar yang Disita KPK

Jon, 51, penjaga indekos milik Rafael Alun Trisambodo di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat bercerita gajinya sebesar Rp 1,2 juta per bulan. (Royyan/JawaPos.com) - Image

Jon, 51, penjaga indekos milik Rafael Alun Trisambodo di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat bercerita gajinya sebesar Rp 1,2 juta per bulan. (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri aset milik tersangka mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo. Terbaru, penyidik melakukan penyitaan terhadap kendaraan mewah miliknya berupa mobil dan motor gede.

 
Tak hanya kendaraan, tim penyidik KPK juga turut menyita rumah mewah dan indekos yang berlokasi di Jakarta Barat. Aset-aset itu diduga berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dijeratkan kepada Rafael.
 
"Di Jakarta, KPK juga telah lakukan penyitaan rumah di Simprug, rumah kos di Blok M dan kontrakan di Meruya, Jakarta Barat," ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (31/5).
 
Berikut adalah fakta-fakta indekos milik Rafael Alun yang ada di Jakarta Barat:
 
 
1. Belum disegel KPK
 
Gerbang masuk indekos milik tersangka mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, tertutup rapat. 
 
Pantauan di lokasi, terlihat aktivitas yang minim di sekitar indekos yang katanya sudah disita KPK itu masih ada. Namun begitu, di gerbang berwarna coklat itu masih belum terlihat adanya keterangan penyitaan aset milik ayah dari Mario Dandy itu.
 
Saat mencoba memasuki wilayah indekos tersebut, suasana indekos itu tampak hening. Tak ada aktivitas yang berisik atau menimbulkan suara dari indekos yang mempunyai total 21 kamar tersebut. 
 
Menurut Jon, 51, penjaga indekos itu, hingga hari ini, Rabu (31/5) sekitar pukul 13.34 WIB, tak ada petugas KPK yang datang ke indekos tersebut untuk melakukan penyitaan.
 
"Nggak, nggak ada (datang pegawai KPK)," ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi. 
 
2. Gaji penjaga kosnya hanya Rp 1,4 juta per bulan
 
 
Tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodo punya harta yang tercatat dalam LHKPN sebanyak Rp 56 miliar. Siapa yang menyangka dengan harta sebanyak itu, ia hanya menggaji Jon, 51, sebesar Rp 1,2 juta per bulan. 
 
Jon sendiri bekerja sebagai penjaga indekos milik ayah dari Mario Dandy itu yang berlokasi di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Padahal, Jon sudah bekerja sebagai pegawai Rafael selama 10 tahun.
 
"Dalam sebulan kan pertamanya 900 (ribu), kemudian 2012 naik lebih besar 1,4 (juta)," katanya kepada wartawan, Rabu (31/5).
 
3. Harga sewa indekos Rp 2,5 juta paling tinggi
 
 
Harga indekos milik tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodo di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat dipatok paling mahal hingga Rp 2,5 juta per bulan. Kini, aset milik ayah dari Mario Dandy itu disita KPK.
 
"Ada yang Rp 2,5 juta, (paling murah) Rp 1,5 juta," kata Jon, penjaga indekos tersebut kepada wartawan, Rabu (31/5).
 
Pantauan di lokasi, terlihat ada 21 kamar indekos di satu wilayah yang sama di Kembangan tersebut. Terdapat tiga jejer kamar yang saling berdempetan.
 
Untuk harga indekos yang paling mahal, terlihat di dalamnya fasilitas kamar mandi, westafel, AC, lemari kecil, hingga kasus spring bed. Fasilitas yang sama berlaku di kamar lain. Hanya saja, kamar yang berharga Rp 2,5 juta itu memiliki halaman depan yang lebih luas. 
 
4. Tak pernah terisi full 21 kamar
 
 
Salah satu penyangga kayu pintu kamar mandi indekos milik tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodo terlihat banyak keropos dan dimakan rayap. Indekos yang berlokasi di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat itu kini sudah disita KPK.
 
Menanggapi hal itu, Jon, 51, penjaga indekos tersebut mengungkapkan bahwa memang kamar tersebut sudah lama tak terisi. Selama 10 tahun menjaga indekos itu, ia menjelaskan tak pernah 21 kamar di indekos tersebut terisi penuh.
 
"Paling banyak 10 kamar (yang terisi)," kata Jon kepada wartawan, Rabu (31/5).
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore