
Asisten Operasi KSAL Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyampaikan keterangan kepada awak media terkait dengan operasi terpadu yang dilaksanakan oleh TNI AL selama Nataru. (TNI AL)
JawaPos.com - Libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) turut menjadi atensi bagi TNI AL. Angkatan Laut mengerahkan prajurit dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti kapal perang untuk menjaga beberapa titik vital. Salah satunya rute pelayaran Merak-Bakauheni yang menghubungkan Jawa dengan Sumatera maupun sebaliknya.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyampaikan bahwa para prajurit TNI AL tetap bersiaga sepanjang libur Nataru. Patroli berlangsung intensif sejak H-7 Natal sampai H+7 tahun baru. TNI AL mengerahkan prajurit dan alutsista bukan hanya di laut, melainkan sampai ke danau hingga sungai yang berfungsi sebagai rute penyeberangan.
”TNI AL menggelar Operasi Pengamanan Terpadu yang mencakup jalur lintas laut, sungai, danau, hingga titik penyeberangan strategis di seluruh wilayah perairan Indonesia,” ungkap Yayan dalam keterangan resmi pada Kamis (25/12).
Yayan menyebut, dalam operasi tersebut TNI AL bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan instansi terkait lainnya. Termasuk diantaranya operator pelabuhan dan transportasi laut. Dia menekankan agar setiap kapal yang beroperasi di wilayah Indonesia harus mengaktifkan vessel monitoring system. Tujuannya agar Kemenhub dan TNI AL dapat memonitor pergerakan setiap kapal.
”Yang tidak kalah penting dengan terus melakukan pengecekan terhadap sarana prasarana keselamatan dan kesehatan yang ada di kapal-kapal yang akan digunakan untuk mendukung Nataru,” tegasnya.
Perwira tinggi bintang dua TNI AL itu memastikan bahwa pihaknya telah menyiagakan KRI dan para prajurit untuk mendukung pengamanan Nataru di pelabuhan yang menjadi titik kepadatan Nataru. Tugas itu dilakukan sesuai dengan aturan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2025, khususnya yang berkaitan dengan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
”Fokus utama diletakkan pada titik krusial dengan intensitas tinggi, seperti Lintasan Merak-Bakauheni dikerahkan kekuatan dari Kodaeral III (1 KRI), Lanal Banten (4 KAL, 1 Sea Rider, 1 Patkamla, 1 RHIB), dan Lanal Lampung (1 KAL, 3 Patkamla, 1 Sea Rider),” jelasnya.
Secara nasional, lanjut Yayan, seluruh jajaran Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) termasuk Kodaeral serta Lanal sudah menyiagakan KRI, KAL, maupun patkamla. Mereka melaksanakan tugas dengan terus berkoordinasi bersama UPT Ditjen Hubla Kemenhub di berbagai pelabuhan umum di seluruh Indonesia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
