
Pesawat angkut berat TNI AU bersiap mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Jakarta ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dalam 10 hari sudah 300 ton bantuan diangkut oleh pesawat-pesawat tersebut. (TNI AU)
JawaPos.com - Sejak 27 November-6 Desember 2025, Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim) sibuk bukan main. Setiap hari, pesawat-pesawat Angkatan Udara mengirim bantuan kemanusiaan dari Jakarta ke Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Selama 10 hari, total sudah 300 ton bantuan didistribusikan menggunakan pesawat TNI AU.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa pesawat angkut berat seperti C-130J Super Hercules dan Airbus A400M tidak berhenti bekerja. Pesawat-pesawat itu digunakan untuk mengangkut logistik seperti makanan dan minuman. Juga digunakan untuk membawa peralatan komunikasi dan obat-obatan.
”Dalam misi ini, TNI AU mengoperasikan berbagai jenis pesawat angkut, mulai dari Cassa NC-212 dan CN-295 hingga C-130 Hercules, C-130J Super Hercules, serta Airbus A400M menuju Lanud Sultan Iskandar Muda, Lanud Sutan Sjahrir, Lanud Soewondo, serta pos-pos pendukung lainnya seperti Sibolga, Lhokseumawe hingga Rembele,” terang dia.
Selain pesawat angkut, TNI AU juga mengerahkan helikopter EC-725/H225M Caracal dan NAS-332 Super Puma untuk menjangkau wilayah-wilayah tertentu. Khususnya wilayah yang akses daratnya masih terputus. Sehingga distribusi bantuan hanya dapat dilakukan melalui udara atau laut. Dengan helikopter tersebut, distribusi bantuan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Nyoman mencontohkan, distribusi bantuan menggunakan helikopter EC-725/H225M Caracal di wilayah Aceh pada Sabtu (6/12) lalu. Kemudian helikopter HT-7202 yang diberangkatkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda ke Desa Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang (membawa 1.200 kilogram bantuan); Desa Seumanah, Kabupaten Aceh Timur (membawa 2.000 kilogram bantuan); dan serta Desa Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah (membawa 1.000 kilogram).
Di hari yang sama, perwira tinggi bintang satu TNI AU itu menjelaskan bahwa helikopter HT-7205 yang lepas landas dari Lanud Soewondo Medan melaksanakan misi serupa dengan menyalurkan berbagai bantuan logistik ke 4 titik di Provinsi Aceh. Yakni Bansos Rusip Antara sebanyak 1 ton, Bansos Gajah Putih sebanyak 1 ton, Bansos Desa Lesten sebanyak 1 ton, dan Bansos Desa Pintu Rime sebanyak 1 ton.
”Pengiriman melalui udara dipilih untuk memastikan bantuan tiba cepat dan tepat sasaran, mengingat medan yang sulit serta cuaca yang dinamis turut menghambat jalur transportasi darat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Nyoman menegaskan bahwa TNI AU berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Operasi udara akan terus dilaksanakan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
