
Chef Rafi memasak sajian menu Makan Begizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di dapur sederhana milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, aroma bawang tumis dan suara minyak panas bercampur dengan derap langkah para relawan yang hilir mudik.
Di tengah kesibukan itu, Rafi, lelaki berusia 50 tahun, terlihat cekatan mengaduk wajan besar. “Ini lagi bikin telur dadar, Pak,” ujarnya tanpa mengalihkan pandang, kepada Jawapos.com, Kamis (4/12).
Rafi bukan sosok baru di dunia kuliner. Terhitung sudah tiga dekade Ia habiskan umurnya untuk bekerja di salah satu hotel di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini, Ia baru gabung sekitar tiga bulan. “Kalau berkecimpung di dunia dapur, alhamdulillah sudah 30 tahun,” katanya.
Bagi Rafi, perbedaan memasak untuk tamu hotel dan untuk anak-anak penerima manfaat MBG cukup jelas. Ia harus bekerja berdampingan dengan ahli gizi untuk memastikan standar kesehatan terpenuhi.
“Yang signifikan itu kalau di sini kita ada yang namanya gizinya harus dihitung dengan Ahli Gizi. Makanya kita harus koordinasi benar-benar,” jelasnya.
Pagi itu, dapur SPPG menyiapkan menu nasi goreng dengan telur dan ayam suwir untuk 1.945 penerima manfaat.
Di dapur ini, Ia dibantu 10 relawan yang memasak. Meski sebagian pada baru, para relawan tersebut sejauh ini bekerja tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah sih sejauh ini enggak terlalu signifikan ya. Aman-aman aja," akunya.
Rafi mengaku ada kebanggaan bisa memasak untuk anak-anak di kampungnya sendiri. Ia berharap program MBG terus diperhatikan dan kualitasnya juga ditingkatkan.
“Mudah-mudahan kita juga semakin hari semakin baik, semakin diterima,” ucapnya
Di akhir obrolan, wajan terakhir diangkat. Makanan hangat sudah siap dikemas. “Biasanya kita jam 7 sudah selesai. Karena makanan terbaik tidak lebih dari 4 jam dikonsumsi, Pak,” tegasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
