Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2023 | 14.38 WIB

Menko PMK: Anak Pintar Harus Difasilitasi Agar Tak Sekolah ke Luar Daerah

Menko PMK Muhadjir Effendy saat hadir membuka Muktamar Pelajar Islam Indonesia (PII).

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai, anak pintar di daerah-daerah harus difasilitasi dengan baik dari aspek pendidikan. Dengan begitu, mereka tidak perlu melanjutkan pendidikan di luar daerah.
 
"Ini penting untuk membangun kampus di kabupaten. Kalau ingin sebuah kabupaten itu maju, usahakan anak-anak yang berbakat cerdas jangan sampai keluar dari kabupaten, SDM-nya jangan sampai keluar," ujar Muhadjir, Kamis (25/5).
 
 
Menurut dia, anak-anak cerdas dan berprestasi di daerah harus diikat supaya mereka betah tetap di daerahnya. Salah satu cara yang bisa diterapkan yakni membangun kampus yang berkualitas tinggi supaya mereka bisa melanjutkan kuliah di tempatnya sendiri. Bila anak-anak cerdas berprestasi sampai keluar daerah, dikhawatirkan tidak akan kembali dan memajukan daerahnya.
 
"Karena kalau sampai terjadi itu namanya brain drain, migrasi otak. Jadi kalau daerah itu ditinggalkan oleh mereka yang otaknya bagus pasti (daerahnya) akan mengalami penurunan sangat drastis," ungkapnya.
 
 
Muhadjir mengungkapkan, kekhawatiran daerah mengalami migrasi otak secara masif, di mana banyak negara maju yang berlomba untuk memberikan beasiswa untuk mengambil anak-anak berprestasi di daerah. 
 
"Kalau bisa anak pintar yang juara di sekolah biar di ITBMG. Supaya kerasan busa diberi beasiswa oleh Bu Bupati. Jadi itu namanya menghindari migrasi otak," ucapnya.
 
 
Kemudian juga banyak anak-anak berprestasi yang lebih tertarik kuliah di kampus yang lebih bagus di luar daerahnya. Sering terjadi anak-anak berprestasi yang mendapatkan beasiswa dari luar negeri tidak ingin kembali untuk memajukan daerahnya.
 
"Kabupaten Grobogan jangan sampai menjadi daerah yang terhisap oleh tetangganya. Supaya tidak terhisap harus ada perguruan tinggi yang punya daya tarik di sini. Nah ini ITBM Grobogan ini saya rasa menjadi salah satu pilihan," ucap dia.
 
 
Muhadjir berpesan supaya civitas akademika Kampus ITBMG untuk membuat program-program studi yang memiliki daya tarik bagi anak-anak Kabupaten Grobogan dan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat. Contohnya mambuat program yang berkaitan dengan industrialisasi supaya bisa bersaing dengan daerah lain.
 
"Pesan saya kepada Pak Rektor dan seluruh civitas akademika harus membuat program-program yang membuat daya tarik warga setempat. Dan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat grobogan terutama dalam hal industrialisasi," ucapnya.
 
 
"Grobogan tak boleh ketinggalan. Industrial tidak harus ada pabrik. Misalnya pertaniannya bisa dikelola dengan industrialisasi. Dengan sistem industri yang bagus itu juga sudah bagian dari industrialisasi," tukasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore