
Kementerian PU bangun sodetan darurat 227 meter untuk atasi banjir di Jalan Nasional Semarang-Demak.
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) terus melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani genangan yang terjadi di ruas Jalan Pantura Kaligawe–Sayung, Kota Semarang-Kabupaten Demak.
Penanganan dilakukan secara terpadu dengan fokus utama mempercepat surutnya banjir di Jalan Nasional Kaligawe–Sayung melalui pembangunan sodetan darurat di Kaligawe sepanjang 227 meter, dan penambahan kapasitas pompa di Sayung.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus melakukan langkah cepat untuk mempercepat surutnya genangan di ruas Jalan Nasional Semarang–Demak.
Pembangunan sodetan darurat dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Ditjen Bina Marga sejak Minggu (26/10).
"Sodetan sepanjang 227 meter dengan kedalaman 1,5 meter dari jalan nasional Kaligawe menuju kolam retensi yang berlokasi di belakang Kampus Unissula," ujarnya.
Selanjutnya, air yang tertampung di kolam retensi di Kampus Unissula dipompa ke Kolam Retensi Terboyo.
“Pekerjaan pembuatan sodetan darurat ini sudah selesai Sabtu sore (1/11/2025), sehingga genangan air langsung dipompa dan dialirkan melalui sodetan menuju kolam retensi. Alhamdulillah, dari pantauan kami muka air genangan di Kaligawe sudah turun signifikan dan arus lalu lintas sudah mulai berjalan normal,” kata Kepala BBPJN Jateng-DI Yogyakarta Iqbal Tamher.
Kolam Retensi Terboyo memiliki luas tampung 189 hektare dengan kapasitas 6,7 juta m3. Saat ini progres fisiknya telah mencapai 40,86% dan ditargetkan selesai pada Maret 2026 sebagai bagian dari proyek Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1C.
Selain Kolam Retensi Terboyo, Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 juga akan dibangun Kolam Retensi Sriwulan seluas 28 hektare dengan volume tampung 1,1 juta m3 untuk menahan limpasan air dari hulu sebelum dialirkan secara bertahap ke laut.
"Sehingga secara terpadu kedua kolam ini akan memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan timur Semarang," urainya.
Dalam penanganan darurat genangan di kawasan Sayung, BBPJN Jateng-DIY juga telah memasang 2 unit pompa portable yang masing-masing berkapasitas 250 liter/detik. Genangan air dialirkan melalui pipa fleksibel menuju ke Sungai Dompo Sayung.
"Kedepannya, BBPJN Jateng-DIY telah menyiapkan penanganan permanen yaitu di Area Sodetan Kaligawe/Unissula dengan memperlebar sodetan menjadi 4 meter dengan kedalaman 2,5 meter dan membangun rumah pompa di sekitar Pabrik Polytron-Sayung. Penanganan permanen ini ditargetkan selesai di bulan Desember 2025," jelasnya.
Dengan langkah-langkah percepatan tersebut, Kementerian PU optimis genangan di kawasan Pantura Kaligawe–Sayung dapat segera teratasi, dan konektivitas jalan nasional kembali normal untuk mendukung mobilitas warga serta kegiatan ekonomi di Jawa Tengah.
Sebagai bentuk bantuan layanan kepada masyarakat, BBPJN Jateng-DIY sejak Jumat (31/10) juga telah menyiagakan alat berat untuk menarik kendaraan besar yang terjebak banjir di ruas jalan nasional Kaligawe-Sayung.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
