
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri pada Rabu (29/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10). Kehadiran Prabowo dalam acara pemusnahan itu dinilai sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
"Ada keseriusan pemerintahan Prabowo dalam pemberantasan narkoba," kata Pengamat Politik & Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an saat dihubungi Jawapos.com, Rabu (29/10).
Menurut Ali, pemberantasan narkoba di Indonesia sangat penting bagi kemajuan bangsa. Pasalnya penyalahgunaan narkoba dapat merusak sumber daya manusia (SDM), menghambat pertumbuhan ekonomi, dan mengancam keamanan serta ketahanan nasional.
Sehingga, lanjut Ali, langkah yang dilakukan Presiden Prabowo semakin menegaskan keserius pembangunan SDM di Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
"Dalam konteks politik, ini bisa makin memperkuat persepsi positif terhadap Presiden Prabowo, kepercayaan publik makin kuat karena melakukan kebijakan sesuai dengan aspirasi rakyat," terangnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo tampak mengenakan baju safari berwarna cokelat muda saat meninjau langsung tumpukan barang bukti yang akan dimusnahkan di Lapangan Mabes Polri siang itu.
Kepala Negara menegaskan, besarnya jumlah barang bukti tersebut menunjukkan ancaman serius peredaran narkotika terhadap generasi bangsa.
“Bila tidak berhasil dicegah, disita, atau ditangkap, narkoba itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, atau lebih dari dua kali jumlah penduduk Indonesia,” tegasnya.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan menggagalkan peredaran barang haram tersebut.
“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Polri yang sedang bertugas. Ini adalah perjuangan besar untuk menyelamatkan bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi simbol satu tahun pelaksanaan kebijakan nyata Presiden yang berdampak langsung bagi rakyat, yaitu melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba yang merusak masa depan dan menggerogoti kedaulatan bangsa.
Sesuai arahan Presiden Prabowo, Polri memimpin perang melawan narkoba secara total, dari hulu hingga hilir, dari suplai hingga permintaan. Tanpa kompromi dan tanpa henti.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga perjuangan moral untuk menyelamatkan bangsa.
Melalui sinergi dengan BNN, Bea Cukai, Kejaksaan Agung, PPATK, BPOM, serta berbagai lembaga terkait, ribuan kasus berhasil diungkap, bukti bahwa negara tidak tinggal diam.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
