
Kepala SPPG Pancoran Mas, Kevin Ferdian/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pancoran Mas, Kota Depok, menunjukkan progres positif sejak mulai beroperasi pada 10 September 2025. Hingga akhir September ini, tercatat sebanyak 2.601 penerima manfaat dari lima satuan pendidikan telah menikmati program tersebut.
“Sekarang itu penerimaan manfaatnya sejumlah 2.601, itu mencakup 5 sekolah. Itu SD Negeri 2 Depok, SD Negeri 4 Depok, SD Negeri 5 Depok, SMP Negeri 1 Depok, sama PAUD-TK Fa Olima,” ujar Kepala SPPG Pancoran Mas, Kevin Ferdian, kepada Jawapos.com, Senin (29/9/2025).
Meski sempat mengalami kendala teknis di awal, terutama soal takaran bahan baku, Kevin menegaskan bahwa seluruh persoalan sudah bisa diatasi. Bahkan, respon dari pihak sekolah, murid, maupun orang tua dinilai sangat baik. “Responnya sih positif sih, pada seneng lah. Dari kepala sekolahnya, dari muridnya, dari wali muridnya juga Alhamdulillah bagus-bagus,” katanya.
Tak berhenti di situ, SPPG Pancoran Mas sudah menyiapkan langkah ekspansi penerima manfaat. Pada Oktober mendatang, target penerima manfaat akan ditingkatkan menjadi 3.600 orang. “InsyaAllah terdekat di bulan Oktober ini kita mau sampai sekitar 3.600. Itu termasuk tambahan dua sekolah dasar dan juga B3, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita,” jelas Kevin.
Untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, Kevin menekankan pentingnya kehati-hatian dalam proses pengolahan. Insiden keracunan yang sempat terjadi di wilayah lain dijadikannya pembelajaran. “Jadi lebih berhati-hatilah dalam pembelian bahan bakunya, dalam pengolahan bahan baku sampai makan itu sampai di penerima manfaatnya. Harus benar-benar sesuai SOP biar menghindari keracunan,” tegasnya.
Program MBG di SPPG Pancoran Mas sendiri dijalankan bersama 47 relawan, mayoritas warga sekitar dari kalangan menengah ke bawah. “Targetnya memang dicari siapa warga sekitar yang mau memiliki penghasilan,” tambah Kevin.
Ke depan, ia berharap program MBG dapat terus dipercaya masyarakat luas dan berjalan tanpa kendala berarti. “Mudah-mudahan program MBG ini bisa dipercaya sama masyarakat luas,” pungkasnya.
Perluas Jangkauan
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
