
Muhammad Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai ketum PPP melalui Muktamar X PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakut pada Sabtu (27/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Usai ditetapkan terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum (ketum) PPP, Muhammad Mardiono menyatakan bahwa Muktamar X PPP yang berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara (Jakut) sempat diwarnai keriuhan yang menyebabkan beberapa kader terluka hingga harus dibawa ke rumah sakit.
Mardiono mengakui bahwa keriuhan itu sudah terasa sejak muktamar dibuka pada Sabtu sore (27/9). Karena itu, sesuai dengan Pasal 11 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) PPP, maka proses pemilihan ketum bisa dipercepat. Langkah itu dinilai sebagai ikhtiar penyelamatan dalam kondisi dan situasi yang sangat darurat.
”Saya juga menyayangkan terjadinya sebuah keributan yang kemudian menimbulkan korban, di mana ada beberapa kader kami yang saat ini sedang ada di rumah sakit, yang mengalami cedera di bagian kepala, kemudian di bagian bibir, dan lain sebagainya,” kata dia.
Atas jatuhnya korban luka akibat keributan di tengah-tengah Muktamar X PPP, Mardiono dengan tegas menyatakan tidak akan berdiam diri. Langkah hukum akan diambil untuk memastikan pihak-pihak yang melakukan tindak kekerasan terhadap kader-kader PPP tersebut mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
”Tentu ini nanti akan kami lanjutkan dengan proses hukum. Karena dalam demokrasi tidak boleh dicederai oleh hal-hal yang tidak secara konstitusional,” jelasnya.
Menurut Mardiono, gelagat gangguan Muktamar X PPP sudah tampak sejak awal. Dia bahkan melihat ada pihak tertentu yang ingin memaksakan kehendak terhadap proses muktamar tersebut. Untuk itu, penyelenggara muktamar mengambil langkah penyelamatan dengan mempercepat proses pemilihan ketum yang hasilnya kemenangan aklamasi bagi Mardiono.
”Memang ada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan tertentu yang secara ilegal itu kemudian menimbulkan sebuah keriuhan. Oleh karena itu, pimpinan sidang dan ketua OC langsung mengambil langkah-langkah cepat, dan itu dibenarkan oleh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
