Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah saat menyampaikan sambutan dalam acara Hari Tani Nasional di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/9).
JawaPos.com - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah membagikan cerita unik mengenai perjalanan dirinya hingga dipercaya masuk ke dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku mendapat mandat secara mendadak, kurang dari 24 jam setelah diminta langsung oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
“Boleh agak sedikit curhat, judulnya mendadak Wamen. Jadi kurang dari 24 jam kita dimandatkan, disumbangkan tenaga dan pikirannya untuk membantu Bapak Presiden di Kementerian Koperasi,” kata Farida Farichah saat menyampaikan sambutan dalam acara Hari Tani Nasional di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/9).
Farida menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Cak Imin atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, hal ini bisa menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi para kader muda yang sedang berproses dalam dunia politik maupun pemerintahan.
“Jadi, terima kasih sekali atas kepercayaannya Gus Ketum, semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi kader-kader yang masih sedang berproses, terutama yang masih muda dan masih terus harus bekerja,” tuturnya.
Farida turut menyinggung peringatan Hari Tani Nasional. Ia menegaskan mayoritas masyarakat Indonesia memiliki keturunan dari petani.
Ia pun mengungkapkan identitas personalnya sebagai seorang anak petani. Farida menuturkan, perjalanan hidupnya tidak bisa dilepaskan dari hasil tani keluarga.
“Karena saya termasuk di dalamnya, saya anak petani lahir dan besar dari hasil tani,” ujarnya.
Bahkan, ia berbagi kisah menyentuh tentang sang ibu yang sempat dibawa ke Jakarta ketika dirinya dilantik sebagai Wakil Menteri beberapa waktu lalu. Menurutnya, sang ibu justru lebih memikirkan kondisi ladang jagung di kampung.
“Bahkan kemarin ibu saya yang mendadak dibawa ke Jakarta, ketika anaknya mau dilantik menjadi wamen bilangnya hanya satu, ‘Ini di Jakarta berapa lama? Jangan lama-lama ya, jagung saya dimakan tikus nanti kalau ditinggal lama-lama’,” pungkasnya disambut tawa para tamu undangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
