
Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Batam, Rabu (10/9). (Setwapres)
JawaPos.com - Pendidikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka belakangan ini menuai perhatian publik. Setelah daftar riwayat pendidikannya digugat perdata oleh pria bernama Subhan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Pegiat media sosial, Dokter Tifa turut menyoroti riwayat Gibran Rakabuming Raka. Lewat akun media sosial X pribadinya, ia menyebut terdapat sejumlah kejanggalan yang dinilai berpotensi menimbulkan masalah serius.
Dalam cuitannya, Dokter Tifa menyebut riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, dan potensial palsu. Ia menegaskan keberaniannya mengangkat isu tersebut karena mengaku baru saja mendapatkan tambahan data terbaru dari luar negeri.
“Riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, potensial fake,” tulis Dokter Tifa dikutip dari Fajar, Jawa Pos Group, Selasa (23/9).
Ia mengklaim, mendapat informasi terbaru dari Australia terkait pendidikan Gibran tersebut.
“Barusan dapat tambahan data fresh dari Australia yang bikin saya geleng kepala," ungkapnya.
Selain menyoroti Gibran, Dokter Tifa juga menyindir isu terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menurutnya sudah berlangsung lama dalam perdebatan publik. Ia menilai, kini persoalan serupa kembali mencuat, namun kali ini menyangkut wakil presiden yang tengah menjabat.
“Negara ini sudah bermusibah dengan Presiden berijazah palsu 10 tahun,” cetusnya.
Lebih lanjut, ia mempertanyakan apakah masyarakat harus kembali menanggung risiko dengan kondisi pendidikan wakil presiden yang dinilainya amburadul.
“Masa kita masih tahan dengan penderitaan 5 tahun ke depan gara-gara amburadulitas pendidikan Wapres? Ampun Gusti Allah,” cetusnya.
Dalam data KPU RI, sebagaimana dikutip pada laman infopemilu.kpu.go.id, menampilkan riwayat hidup dan motivasi Gibran menjadi cawapres. Bahkan, daftar riwayat pendidikan juga masih dapat diakses publik.
Gibran tercatat menempuh pendidikan SD di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 pada 1993-1999. Sementara pada jenjang SMP, Gibran mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999-2002.
Hal yang menarik, Gibran tercatat menempuh pendidikan SMA di luar negeri selama lima tahun. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu tercatat menempuh SMA di Orchid Park Secondary School Singapore pada 2002-2004, dan UTS Insearch Sydney pada 2004-2007.
Suami Selvi Ananda itu kemudian melanjutkan jenjang studi S1 di MDIS Singapore pada 2007-2009.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
