Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 00.38 WIB

Kejanggalan Riwayat Pendidikan Wapres Gibran, Dokter Tifa Beri Peringatan

Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Batam, Rabu (10/9). (Setwapres) - Image

Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Batam, Rabu (10/9). (Setwapres)

JawaPos.com - Pendidikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka belakangan ini menuai perhatian publik. Setelah daftar riwayat pendidikannya digugat perdata oleh pria bernama Subhan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pegiat media sosial, Dokter Tifa turut menyoroti riwayat Gibran Rakabuming Raka. Lewat akun media sosial X pribadinya, ia menyebut terdapat sejumlah kejanggalan yang dinilai berpotensi menimbulkan masalah serius.

Dalam cuitannya, Dokter Tifa menyebut riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, dan potensial palsu. Ia menegaskan keberaniannya mengangkat isu tersebut karena mengaku baru saja mendapatkan tambahan data terbaru dari luar negeri.

Riwayat pendidikan Gibran sangat problematik, rawan scam, potensial fake,” tulis Dokter Tifa  dikutip dari Fajar, Jawa Pos Group, Selasa (23/9).

Ia mengklaim, mendapat informasi terbaru dari Australia terkait pendidikan Gibran tersebut.

“Barusan dapat tambahan data fresh dari Australia yang bikin saya geleng kepala," ungkapnya.

Selain menyoroti Gibran, Dokter Tifa juga menyindir isu terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menurutnya sudah berlangsung lama dalam perdebatan publik. Ia menilai, kini persoalan serupa kembali mencuat, namun kali ini menyangkut wakil presiden yang tengah menjabat.

“Negara ini sudah bermusibah dengan Presiden berijazah palsu 10 tahun,” cetusnya.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan apakah masyarakat harus kembali menanggung risiko dengan kondisi pendidikan wakil presiden yang dinilainya amburadul.

“Masa kita masih tahan dengan penderitaan 5 tahun ke depan gara-gara amburadulitas pendidikan Wapres? Ampun Gusti Allah,” cetusnya.

Dalam data KPU RI, sebagaimana dikutip pada laman infopemilu.kpu.go.id, menampilkan riwayat hidup dan motivasi Gibran menjadi cawapres. Bahkan, daftar riwayat pendidikan juga masih dapat diakses publik.

Gibran tercatat menempuh pendidikan SD di SD Negeri Mangkubumen Kidul 16 pada 1993-1999. Sementara pada jenjang SMP, Gibran mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta pada 1999-2002.

Hal yang menarik, Gibran tercatat menempuh pendidikan SMA di luar negeri selama lima tahun. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu tercatat menempuh SMA di Orchid Park Secondary School Singapore pada 2002-2004, dan UTS Insearch Sydney pada 2004-2007.

Suami Selvi Ananda itu kemudian melanjutkan jenjang studi S1 di MDIS Singapore pada 2007-2009.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore