Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 20.49 WIB

Bertemu Jenderal Vietnam, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto Bahas Kerja Sama Alutsista Kedua Negara

Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menjelaskan hasil pertemuan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto dengan wamenhan Vietnam pada Kamis (18/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menjelaskan hasil pertemuan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto dengan wamenhan Vietnam pada Kamis (18/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyambut kedatangan Wamenhan Vietnam Letjen Senior Hoang Xuan Chien di Kantor Kemhan pada Kamis (18/9). Keduanya bertemu untuk membahas sejumlah kerja sama yang melibatkan Indonesia dengan Vietnam. Termasuk kerja sama bidang alat utama sistem persenjataan (alutsista) atau peralatan perang. 

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menyatakan bahwa pertemuan kedua wamenhan tersebut didahului dengan pembahasan hasil Defense Policy Dialogue yang melibatkan Indonesia dan Vietnam. Setelah itu, berlangsung pembahasan kerja sama bilateral antara kedua negara.

”Tadi juga sempat dibahas beberapa potensi kerjasama dalam konteks dialog maupun dalam konteks implementasi di lapangan antara Angkatan Darat dengan Angkatan Darat, kemudian juga Angkatan Laut dengan Angkatan Laut, dan Angkatan Udara dengan Angkatan Udara,” terang Frega. 

Kerja sama itu menyangkut pelatihan militer, pertukaran personil, pendidikan, hingga kerja sama industri pertahanan. Bahkan, Vietnam menginginkan kerja sama dengan Indonesia juga dilakukan dalam bidang kedokteran militer, siber, serta Search and Rescue (SAR). Kedua wamenhan sepakat bahwa kerja sama itu sangat dibutuhkan sebagai negara yang berada dalam satu kawasan.

”Sebagaimana yang kita ketahui saat ini memang Vietnam itu membeli bom latih dari salah satu industri pertahanan Indonesia dan ada pembicaraan bagaimana nantinya akan ada pendampingan untuk meningkatkan lifetime-nya, termasuk juga beberapa potensi untuk kerja sama,” jelasnya.

Yakni kerja sama pengadaan kapal dengan PT PAL Indonesia, pengadaan senjata dengan PT Pindad, dan juga kerja sama dengan PT LEN. Menurut Frega, itu merupakan bentuk konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Vietnam untuk kepentingan strategis kedua negara. 

”Ini menjadi komitmen nyata bahwa Indonesia dan Vietnam sebagai negara Asia Tenggara berupaya untuk terus bekerja sama untuk berkontribusi dalam mewujudkan stabilitas dan perdamaian di kawasan, khususnya di Asia Tenggara,” jelasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore