
Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menjelaskan hasil pertemuan Wamenhan Donny Ermawan Taufanto dengan wamenhan Vietnam pada Kamis (18/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyambut kedatangan Wamenhan Vietnam Letjen Senior Hoang Xuan Chien di Kantor Kemhan pada Kamis (18/9). Keduanya bertemu untuk membahas sejumlah kerja sama yang melibatkan Indonesia dengan Vietnam. Termasuk kerja sama bidang alat utama sistem persenjataan (alutsista) atau peralatan perang.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menyatakan bahwa pertemuan kedua wamenhan tersebut didahului dengan pembahasan hasil Defense Policy Dialogue yang melibatkan Indonesia dan Vietnam. Setelah itu, berlangsung pembahasan kerja sama bilateral antara kedua negara.
”Tadi juga sempat dibahas beberapa potensi kerjasama dalam konteks dialog maupun dalam konteks implementasi di lapangan antara Angkatan Darat dengan Angkatan Darat, kemudian juga Angkatan Laut dengan Angkatan Laut, dan Angkatan Udara dengan Angkatan Udara,” terang Frega.
Kerja sama itu menyangkut pelatihan militer, pertukaran personil, pendidikan, hingga kerja sama industri pertahanan. Bahkan, Vietnam menginginkan kerja sama dengan Indonesia juga dilakukan dalam bidang kedokteran militer, siber, serta Search and Rescue (SAR). Kedua wamenhan sepakat bahwa kerja sama itu sangat dibutuhkan sebagai negara yang berada dalam satu kawasan.
”Sebagaimana yang kita ketahui saat ini memang Vietnam itu membeli bom latih dari salah satu industri pertahanan Indonesia dan ada pembicaraan bagaimana nantinya akan ada pendampingan untuk meningkatkan lifetime-nya, termasuk juga beberapa potensi untuk kerja sama,” jelasnya.
Yakni kerja sama pengadaan kapal dengan PT PAL Indonesia, pengadaan senjata dengan PT Pindad, dan juga kerja sama dengan PT LEN. Menurut Frega, itu merupakan bentuk konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Vietnam untuk kepentingan strategis kedua negara.
”Ini menjadi komitmen nyata bahwa Indonesia dan Vietnam sebagai negara Asia Tenggara berupaya untuk terus bekerja sama untuk berkontribusi dalam mewujudkan stabilitas dan perdamaian di kawasan, khususnya di Asia Tenggara,” jelasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
