Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar).
JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pada Rabu (17/9). Pada waktu yang sama, Erick Thohir juga ditunjuk dan dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Ditto Ariotedjo.
"Memberhentikan dengan hormat masing-masing satu Erick Thohir Menteri BUMN periode 2024-2029," kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti yang membacakan Keputusan Presiden (Keppres) dalam acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9).
Untuk diketahui, penunjukan Erick Thohir sebagai Menpora ini dilakukan sesuai dengan Keppres omor 97P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Tahun 2024-2029.
Namun, hingga berita ini diturunkan Presiden Prabowo Subianto masih belum menunjuk dan melantik Menteri BUMN baru pengganti Erick Thohir.
Di sisi lain, Erick Thohir memastikan bahwa pengganti dirinya di Kementerian BUMN akan diumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Bahkan, dirinya mengaku tidak tahu menahu soal calon-calon pengantinya sebagai orang nomor satu di Kementerian mitra Danantara Indonesia itu.
Menurut Erick penunjukkan Menteri BUMN nantinya akan dilakukan sesuai dengan hak prerogratif Presiden.
"Kalau BUMN sendiri sudah pasti nanti akan ada Plt-nya tentu daripada Pak Mensesneg yang akan menyampaikan," ujar Erick usai pelantikan.
Sementara itu, acara serah terima jabatan Erick Thohir di Kementerian Pemuda dan Olahraga akan dilangsungkan pada esok hari di kawasan Senayan. Tak disebutkan kapan detail waktunya, namun ia memastikan akan bekerja dengan sungguh-sungguh dengan fokus pada pemuda dan olahraga.
"Jadi tentu saya sebagai profesional dan sebagai pembantu presiden tentu saya tegak lurus. Sebagai menteri pemuda dan olahraga nantinya kalau kita bicara pemuda itu ada 131 juta orang yang menjadi basis di negara ini. Artinya ke depan harus kita bangun secara kapabilitas utk bersaing secara global dan cinta tanah air serta harus menjadi bagian dalam membangun bangsa kita ke depan.
"Untuk olahraga, harus menjadi alat pemersatu bangsa. Olahraga adalah duta bangsa di dunia. Itu sebabnya kita harus menaikan marwah dan kedigdayaan kita sebagai bangsa. Dan juga olahraga ke depan harus kita dorong kompetisi di daerah dan pusat, supaya apa? pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja, karena itu basis yang penting," ucap pria yang juga menjabat sebagai ketua umum PSSI itu. (*)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
